LIMBOTO, Garudapost.id – Setelah beberapa bulan mengalami kekosongan jabatan, posisi Camat Tibawa, Kabupaten Gorontalo, akhirnya resmi terisi. Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi melantik Susanto Ahaya Napu sebagai Camat Tibawa bersama 223 pejabat administrator (Eselon III) dan pejabat pengawas (Eselon IV) lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Senin (21/9/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Gedung Kasmat Lahay, Limboto, tersebut menjadi bagian dari penataan birokrasi dan penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru, menyusul penggabungan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pelantikan Susanto Ahaya Napu sekaligus mengakhiri kekosongan jabatan Camat Tibawa yang berlangsung selama beberapa bulan. Dengan terisinya jabatan tersebut, diharapkan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan dapat berjalan semakin optimal, terutama dalam menjaga kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa dinamika dan rotasi jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik, termasuk Camat Tibawa Susanto Ahaya Wapu, agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.
“Jabatan adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat segera menyesuaikan diri dan menunjukkan kinerja terbaik dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Sofyan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sofyan menyampaikan empat instruksi penting sebagai pedoman bagi para pejabat dalam menjalankan amanah jabatan.
Pertama, segera beradaptasi dan melakukan konsolidasi. Para pejabat diminta memahami tugas pokok dan fungsi, menguasai program kerja yang sedang berjalan, serta membangun koordinasi internal agar pelaksanaan tugas pemerintahan berlangsung efektif dan berkesinambungan.
Kedua, meningkatkan inovasi dan kualitas kinerja. Bupati mendorong para pejabat memanfaatkan teknologi informasi, menyederhanakan proses kerja, serta menghadirkan inovasi yang berdampak pada peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.
Ketiga, memperkuat kerja sama dan kolaborasi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan sinergi antarsatuan kerja, komunikasi yang baik, serta koordinasi terpadu dalam mencapai target pembangunan.
Keempat, menjaga integritas dan disiplin. Para pejabat diminta menjunjung tinggi profesionalisme, menjadi teladan bagi jajaran masing-masing, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang maupun anggaran.
Selain menyampaikan empat instruksi tersebut, Bupati Sofyan juga mengingatkan bahwa para pejabat yang baru dilantik akan menjalani evaluasi kinerja secara berkala dalam kurun waktu satu hingga tiga bulan ke depan.
Evaluasi akan dilakukan oleh Sekretaris Daerah untuk melihat perkembangan kinerja, kemampuan beradaptasi, serta efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pada masing-masing perangkat daerah.
Khusus bagi Camat Tibawa yang baru dilantik, evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan tugas pemerintahan, koordinasi lintas sektor, serta pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai dengan harapan.
Melalui penataan organisasi dan penguatan kinerja aparatur ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap terwujudnya birokrasi yang semakin efektif, profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira, Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

























