Ustadz Abdurrahman Rauf (Ustadz Magic): Da’i Asal Gorontalo yang Memikat Pejabat hingga Artis Lewat Seni Sulap

Jumat, 6 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GORONTALO — Metode penyampaian syiar Islam terus berkembang adaptif mengikuti dinamika zaman. Ustadz Abdurrahman Rauf, atau yang lebih populer disapa Ustadz Magic, hadir sebagai salah satu figur da’i muda potensial kelahiran Gorontalo, 15 Desember 1989, yang sukses mengemas dakwah lewat perpaduan seni ketangkasan sulap dan pesan-pesan keagamaan yang mendalam.

​Keahlian Ustadz Magic di dunia tarik suara visual dan aksi panggung ini bukanlah hal yang instan. Beliau telah menekuni seni sulap sejak duduk di kelas 3 Sekolah Dasar. Kemampuannya tersebut kian terasah dan menemukan arah baru saat beliau menimba ilmu di Pondok Pesantren Sirajul Mukhlasin, Magelang, Jawa Tengah. Gemblengan pesantren inilah yang memperkokoh fondasi keilmuan agamanya, sekaligus membingkai trik-trik sulap menjadi media syiar yang komunikatif, santun, dan sarat makna edukatif.

​Kini, konsep pertunjukan dakwah unik yang dibawakan Ustadz Abdurrahman Rauf selalu berhasil memikat perhatian publik lintas kalangan. Setiap penampilannya tidak hanya dibanjiri masyarakat luas, tetapi juga kerap menghiasi panggung-panggung formal yang dihadiri para pejabat daerah, hingga berkolaborasi dengan jajaran artis papan atas, baik skala lokal maupun nasional. Trik panggung yang interaktif serta diselingi pesan moral keagamaan membuat tiap sesi dakwahnya selalu dinantikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kehadiran Ustadz Magic membuktikan bahwa syiar Islam dapat disampaikan secara kreatif, menghibur, dan relevan dengan masyarakat modern tanpa melunturkan esensi ajaran agama. Beliau terus menginspirasi sebagai sosok mubaligh inovatif yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat lewat dakwah visual yang menyejukkan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Agus Narahaubun Ketua Cabang ( FMN) Cabang Mimika Gelar Audiensi dengan Ketua DPRK, Bahas Sembilan Poin Tuntutan Mahasiswa
Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja: Amanah Besar, Kades Terpilih Harus Rangkul Seluruh Warga Tanpa Beda Pilihan
Kerinduan Warga Terobati, Reses Meyke Camaru di Heledulaa Diwarnai Teriakan “Wali Kota!”
Eceng Gondok Menumpuk di Pintu Air Bedeng KW 13 Diangkut, PJT II H. Golun dan Unsur Wilayah Turun Langsung
Nilai 87,8 Predikat A, Bappeda Kabupaten Bekasi Buktikan Kinerja dan Komitmen Reformasi Birokrasi
JUMPA TOKOH: Kak Susanto Liputo Tegaskan Pramuka Harus Jadi Pelopor dan Agen Perubahan Melalui Karya Nyata
K.H. Ahmad Komaruzaman Ajak Umat Muslim Hadiri Pengajian Malam Jumat di Ponpes Nurul Hikmah Assalafiyyah
Camat Pakisjaya Ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:17

Ustadz Abdurrahman Rauf (Ustadz Magic): Da’i Asal Gorontalo yang Memikat Pejabat hingga Artis Lewat Seni Sulap

Kamis, 5 November 2026 - 13:37

Agus Narahaubun Ketua Cabang ( FMN) Cabang Mimika Gelar Audiensi dengan Ketua DPRK, Bahas Sembilan Poin Tuntutan Mahasiswa

Kamis, 5 November 2026 - 01:25

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja: Amanah Besar, Kades Terpilih Harus Rangkul Seluruh Warga Tanpa Beda Pilihan

Rabu, 4 November 2026 - 20:25

Kerinduan Warga Terobati, Reses Meyke Camaru di Heledulaa Diwarnai Teriakan “Wali Kota!”

Senin, 2 November 2026 - 14:57

Eceng Gondok Menumpuk di Pintu Air Bedeng KW 13 Diangkut, PJT II H. Golun dan Unsur Wilayah Turun Langsung

Berita Terbaru