Garudapost.id-Ambon/Aktivitas pelayaran antarpulau bukan sekadar perpindahan penumpang dan barang. Di balik setiap komoditas yang bergerak dari satu wilayah ke wilayah lain, terdapat tanggung jawab untuk memastikan keamanan sumber daya pertanian tetap terjaga. karantina maluku
Hal tersebut dilakukan Petugas Karantina melalui kegiatan operasional pengawasan terhadap KM Cantika Lestari 10C, Rabu (30/09/2026), yang melayani rute Pelabuhan Kobisadar, Maluku Tengah, menuju Pelabuhan Weda, Halmahera Tengah.
Dalam pemeriksaan tersebut, Petugas Karantina melakukan pengawasan terhadap lalu lintas berbagai komoditas tumbuhan. Di antaranya 7.810 kg tomat, 2.180 kg durian, dan 130 kg daun bawang, serta sejumlah komoditas lainnya seperti cabai, gula merah, kunyit, serai, pepaya, lemon cina, sukun, dan kemiri.
Setiap komoditas diperiksa untuk memastikan kesesuaian serta memenuhi ketentuan karantina. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mencegah masuk dan tersebarnya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) melalui lalu lintas komoditas pertanian antarpulau.
Pengawasan yang dilakukan secara konsisten menjadi garda perlindungan dalam menjaga kesehatan tumbuhan sekaligus melindungi sumber daya hayati Indonesia. Dari pelabuhan, Karantina hadir memastikan setiap lalu lintas komoditas berlangsung aman, sehat, dan sesuai ketentuan.
Balai Karantina Maluku terus memperkuat pengawasan di berbagai pintu masuk dan keluar wilayah sebagai wujud komitmen menghadirkan perlindungan maksimal dan pelayanan optimal bagi masyarakat.



















