
garudapost.id Pangkalan bun -Upaya demi upaya sudah dilakukan oleh pihak berwenang untuk melakukan pemadaman kobaran api yang setiap saat mengancam selama musim kemarau yang berkepanjangan di Kalimantan Tengah khususnya kabupaten Kotawaringin Barat(Kobar).Sabtu (10/10/2026)
Kemarau yang berlangsung hampir 4 bulan ini,kini masyarakat Kobar benar-benar merasakan dampak yang signifikan bukan hanya menghirup udara kotor(asap karhutla)kini juga dibeberapa wilayah sudah mengalami krisis air bersih.
Selain krisis air bersih masyarakat Kobar juga hingga kini masih saja sulit untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak(BBM) dapat terlihat yang mana antrian panjang disetiap Sentra Pengisian Bahan bakar Umum(SPBU)masih saja jadi bahan pembicaraan dikalangan masyarakat.
Masyarakat Kobar kini benar-benar diselimuti Duka selama kemarau panjang yang terjadi ti tahun 2026.Doa dan upaya tradisi adat dalam meminta hujan juga sudah dilakukan namun hingga kini belum juga membuahkan hasil.
Kini hanya bisa pasrah dan berharap ada kebijakan dari pemerintahan yang sekarang baik dalam bentuk bantuan sosial dan bantuan lainnya.
Masyarakat kini sangat memerlukan bantuan yang mana saat ini untuk melakukan aktifitas diluar rumah dengan diselimuti asap menjadi terbatas.(RN)















