BP3OKP PAPUA PRODUKTIF DAN DINAS KOPERASI-UKM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN SINKRONKAN PROGRAM STRATEGIS UNTUK PERKUAT EKONOMI DAN TEKAN KEMISKINAN EKSTREM

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

garudapost.id WAMENA – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Papua Pegunungan bersama Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Produktif menggelar pertemuan strategis di Wamena, Selasa (12/10/2026).

Perwakilan BP3OKP Papua Produktif, Yoyo Iwik Sriyoto, S.Sos, M.Si, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas langkah konkret penguatan perekonomian daerah melalui program-program prioritas yang selaras dengan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua Pegunungan (RIPPP), Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua Pegunungan (RAPPP), dan Rencana Aksi Program (RAP) BP3OKP.

BP3OKP Papua Produktif menegaskan, fokus utama pertemuan ini adalah bagaimana mengangkat kegiatan ekonomi produktif yang berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan ekstrem yang masih menjadi tantangan di 8 kabupaten di wilayah Papua Pegunungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Harus ada sinkronisasi antara program dinas dengan program Papua Produktif. Tujuannya satu, ekonomi masyarakat asli Papua harus bangkit dan kemiskinan ekstrem harus turun secara nyata,” ujar Yoyo Iwik Sriyoto.

BP3OKP Provinsi Papua Pegunungan mendorong dan mensinkronkan program strategis kepada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Pegunungan. Program strategis/prioritas tersebut telah terkoneksi dengan RIPPP, RAPPP, dan RAP, di antaranya:

1. Membangun ekosistem pengembangan ekonomi masyarakat Orang Asli Papua (OAP).
2. Pengembangan koperasi, baik koperasi Primer/Sekunder dan Koperasi Merah Putih.
3. Pameran produk dalam dan luar daerah.
4. Pengembangan ekonomi lokal yang berbasis komoditas unggulan (Kopi)
5. Swasembada pangan untuk mendukung kegiatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi.
6. Penggunaan anggaran Dana Otsus yang harus sesuai program, tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pertemuan ini menjadi penanda komitmen bersama bahwa pembangunan ekonomi di Papua Pegunungan harus tumbuh dari bawah, bertumpu pada kekuatan koperasi dan UKM OAP, agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat di 8 kabupaten Provinsi Papua Pegunungan.

Penulis: Nelson S

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Darurat Asap dan Kesehatan, Aktivis Desak Pemprov Papua Pegunungan Bentuk Satgas Kebakaran Hutan
Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target
Wisuda 20030 Mahasiswa, Rektor UNAIM Yapis Wamena Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja
UNAIM Yapis Wamena Wisuda 20030 Lulusan, Dorong SDM Papua Pegunungan Berakar pada Budaya
PMKRI Jayawijaya Salurkan Bantuan dan Soroti Kekurangan Fasilitas Panti Asuhan
AMPTPI Jayawijaya Soroti New York Agreement dan Dinamika Papua dalam Aksi KNPB
Konsolidasi Kaum Muda Lanny Jaya Dorong Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Embun Pegunungan Papua Gelar Konsolidasi Kaum Muda Dukung Perda PPMHA di Lanny Jaya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:49

BP3OKP PAPUA PRODUKTIF DAN DINAS KOPERASI-UKM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN SINKRONKAN PROGRAM STRATEGIS UNTUK PERKUAT EKONOMI DAN TEKAN KEMISKINAN EKSTREM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:43

Darurat Asap dan Kesehatan, Aktivis Desak Pemprov Papua Pegunungan Bentuk Satgas Kebakaran Hutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22

Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:31

Wisuda 20030 Mahasiswa, Rektor UNAIM Yapis Wamena Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:17

UNAIM Yapis Wamena Wisuda 20030 Lulusan, Dorong SDM Papua Pegunungan Berakar pada Budaya

Berita Terbaru