Garudapost.id-Bangli/Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Dr. Andi Wijaya Rivai, mendampingi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, M. Maulana Bungaran, dalam kunjungan kerja ke Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli. Kunjungan ini turut dihadiri Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, serta Sekretaris Inspektorat Jenderal, Anak Agung Gde Krisna.(29/10)
Kegiatan diawali dengan pengarahan Wakil Menteri IMIPAS kepada jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli. Dalam arahannya, Beliau menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas, menjaga profesionalisme, serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku. Penguatan ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat dan memberikan pelayanan pemasyarakatan secara optimal.
Usai pengarahan, rombongan meninjau Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembah Hijau. Di lokasi tersebut, rombongan melihat secara langsung kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan, termasuk proses panen asparagus. Peninjauan kemudian dilanjutkan ke bengkel kerja (bimker) untuk melihat aktivitas warga binaan di bidang garmen dan laundry yang menjadi bagian dari program pembekalan keterampilan kerja.
Rombongan selanjutnya mengunjungi klinik lapas untuk melihat secara langsung fasilitas serta pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Peninjauan ini menjadi bagian dari perhatian terhadap pemenuhan hak warga binaan, khususnya dalam memperoleh layanan kesehatan yang layak selama menjalani masa pembinaan. Setelah itu, rombongan melakukan pengecekan blok hunian untuk melihat kondisi lingkungan hunian serta pelaksanaan pelayanan dan pembinaan di dalam lapas.
Sebagai penutup rangkaian kunjungan, Wakil Menteri bersama rombongan melihat berbagai hasil produk karya warga binaan. Peninjauan ini menjadi kesempatan untuk melihat hasil pembinaan keterampilan yang dikembangkan di dalam lapas sekaligus mendorong produktivitas dan kemandirian warga binaan. Melalui kunjungan tersebut, diharapkan jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta mengoptimalkan program pembinaan agar warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal kembali ke masyarakat.


















