Garudapost.id | Murung raya – 9 April 2026, Menyambangi rumah warga secara langsung dinilai merupakan cara paling akurat untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat yang sebenarnya. Hal ini disampaikan oleh Ketua RT Fadli, yang menilai bahwa data seperti DTKS dan Desil masih banyak yang tidak tepat sasaran.
“Menurut saya, pendekatan dengan cara menyambangi rumah warga secara langsung jauh lebih akurat. Data seperti DTKS dan Desil itu banyak yang tidak tepat sasaran,” ujar Ketua RT Fadli.
Ia menegaskan, pihak yang paling paham mengenai kondisi ekonomi dan masalah yang dihadapi warga di lingkungannya bukanlah orang dari pusat maupun Dinas Sosial (Dinsos), melainkan pengurus RT setempat.
“Yang paling paham kondisi ekonomi dan masalah sebenarnya di lingkungan bukanlah orang pusat atau Dinsos, melainkan Ketua RT sendiri. Karena kami yang tinggal di tengah masyarakat, jadi tahu persis siapa yang mampu dan siapa yang kurang mampu,” tegasnya.
Berdasarkan pengalaman yang dirasakan, Ketua RT Fadli mengaku sering menemukan ketimpangan data bantuan dari pusat yang katanya diambil secara online, namun hasilnya sering meleset.
“Saya merasakan sendiri, bantuan dari pusat yang datanya katanya online itu sering salah sasaran. Akhirnya terpaksa saya ajak langsung Lurah keliling ke rumah-rumah warga yang selama ini tidak pernah merasakan bantuan sama sekali,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia berharap adanya keadilan dan pemerataan penyaluran bantuan, terutama bagi warga yang hidupnya masih berada di bawah garis kemiskinan.
“Seharusnya ada pemerataan dan keadilan. Jangan sampai yang mampu dapat terus, sementara yang benar-benar membutuhkan justru tidak pernah tersentuh,” pungkas Ketua RT Fadli.
Tim Liputan Garudapost.id
Editor : Priadi















