Pemalang – Jateng||garudapost.id-
Kepedulian nyata ditunjukkan oleh Ikatan Keluarga Alumni SMAN 1 Pemalang (SMANSA) angkatan tahun 1994 terhadap krisis air bersih yang melanda wilayah Pemalang Selatan.
Menggandeng Palang Merah Indonesia ( PMI) cabang Kabupaten Pemalang, para alumni bahu-membahu mengirimkan 20 armada truk tangki berisi total 100.000 liter air bersih ke Desa Penakir dan Desa Siremeng, Kecamatan Pulosari
Aktifis IKA SMANSA 94 Pungky Hernowo ST Pemalang menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud panggilan kemanusiaan melihat ribuan warga di wilayah selatan Kabupaten Pemalang kesulitan memenuhi kebutuhan air minum dan sanitasi harian.
“Sebagai bagian dari masyarakat Pemalang, kami tergerak untuk turun tangan. Kemarau tahun ini cukup berat, dan gotong royong adalah kunci utama meringankan beban saudara kita,” ujarnya saat ditemui,pada Jum’at pagi ( 14/8 ).
Kehadiran truk tangki air bersih disambut antusias oleh warga setempat. Mereka berbondong-bondong membawa jeriken serta ember untuk mengantre pasokan air bersih yang sudah lama dinantikan. Rohyati (45), salah satu warga Dusun Sarangan Desa Penakir, mengaku sangat terbantu dengan adanya dropping air dari IKA SMANSA 94 Pemalang ini.
“Sumur-sumur warga sudah mengering sejak sebulan lalu. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk kebutuhan memasak dan minum sehari-hari,” tutur Rohyati terharu.
Sementara itu, pihak PMI Kabupaten Pemalang mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan oleh elemen masyarakat seperti IKA SMANSA. Sinergi antara pemerintah, organisasi sosial, dan ikatan alumni dinilai sangat membantu percepatan penanganan krisis air bersih, mengingat puluhan ribu jiwa di Pemalang saat ini terdampak kekeringan.
Aksi penyaluran air bersih ini ditutup dengan penyerahan simbolis tampuk bantuan kepada perwakilan warga desa. Pihak IKA SMANSA Pemalang berharap gerakan solidaritas ini tidak berhenti sampai di sini, sekaligus memanggil kepedulian berbagai pihak lain untuk terus mendampingi warga Pemalang Selatan hingga musim kemarau berakhir dan pasokan air normal kembali.
Penulis : 𝙍𝙖𝙜𝙞𝙡
Editor : 𝙍𝙚𝙙 𝙟𝙖𝙩𝙚𝙣𝙜



















