
garudapost.id Pangkalan Bun – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, semakin mengkhawatirkan.Rabu 14 Oktober.
Selain menyebabkan kabut asap pekat yang mengganggu aktivitas masyarakat, kobaran api di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) dilaporkan telah mendekati permukiman warga.
Saat awak media Garudapost.id melakukan konfirmasi kepada Camat Kotawaringin Lama melalui pesan WhatsApp, ia mengungkapkan bahwa pihaknya bersama berbagai unsur terkait telah berjibaku selama beberapa minggu terakhir untuk melakukan upaya pemadaman di tengah kebakaran yang semakin meluas.
“Dalam beberapa minggu ini, kami berjibaku memadamkan api yang semakin meluas dan kobaran api sudah mendekati permukiman warga,” ungkapnya.
Di tengah situasi yang semakin memprihatinkan tersebut, upaya penanganan tidak hanya difokuskan pada pemadaman api, tetapi juga pada dampak kesehatan yang dirasakan masyarakat akibat paparan asap karhutla.
Pemerintah setempat juga telah mendirikan pos pelayanan kesehatan bagi warga yang terdampak asap. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang terganggu akibat kebakaran.
Keberadaan pos pelayanan kesehatan tersebut diharapkan dapat membantu warga yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap, sekaligus mempermudah masyarakat memperoleh penanganan apabila mengalami gangguan pernapasan atau keluhan lainnya.
Sementara itu, keterbatasan tenaga dan sarana pemadaman serta kelelahan para relawan menjadi tantangan tersendiri dalam menghadapi kebakaran yang terus meluas. Kondisi ini memperkuat harapan agar pemerintah pusat memberikan dukungan nyata dan segera meningkatkan bantuan kepada daerah dalam upaya penanganan karhutla.
Keselamatan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar titik api, harus menjadi perhatian utama. Pemantauan pergerakan api, kesiapsiagaan evakuasi, dukungan personel, serta penambahan sarana pemadaman diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan kebakaran semakin mendekati permukiman.
Masyarakat berharap penanganan karhutla di Kotawaringin Barat dapat dilakukan secara lebih maksimal dan terpadu, sehingga ancaman kebakaran maupun dampak asap terhadap kesehatan warga dapat segera dikendalikan.(Ronny)
















