Doa Dijawab Langit, Hujan Deras Akhirnya Turun di Batam Setelah Kemarau Panjang.

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BATAM | GARUDAPOST.ID- Setelah berminggu-minggu langit menggantung tanpa kepastian, harapan itu akhirnya jatuh bersama derasnya air hujan. Pada Selasa pagi (31/3/2026), kawasan Batam kota mendadak diguyur hujan lebat sebuah momen yang terasa lebih dari sekadar perubahan cuaca. Ia adalah jawaban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hujan turun tidak lama sekitar satu jam namun intensitasnya cukup untuk membasahi jalanan yang retak oleh panas, menyegarkan tanaman yang mulai meranggas, dan yang terpenting, menghidupkan kembali harapan warga. Di tengah tetes air yang jatuh deras, rasa syukur terasa hampir kasat mata.

“Alhamdulillah, terkabulkan salat semalam. Hujannya deras, meskipun cuma sebentar, tapi rasanya sangat bersyukur sekali,” ujar Nur Cholis dengan suara bergetar, matanya menyiratkan kelegaan yang tak bisa disembunyikan.

Sehari sebelumnya, ribuan warga bersama Pemerintah Kota Batam berkumpul di Alun-Alun Engku Putri. Mereka melaksanakan salat Istisqa sebuah ikhtiar kolektif yang sarat makna, memohon hujan di tengah kemarau yang kian menekan.

Apa yang terjadi pagi ini terasa seperti jawaban yang datang tepat waktu. Bukan sekadar hujan, tetapi simbol bahwa harapan masih memiliki tempat untuk jatuh.

Meski hanya sesaat, hujan ini membawa pesan yang lebih besar bahwa di tengah keterbatasan, doa dan kebersamaan tetap menjadi kekuatan yang tak tergantikan. Warga kini berharap, ini bukan akhir, melainkan awal dari pulihnya keseimbangan alam di kota yang sempat kehausan.

Di bawah langit yang perlahan kembali cerah, satu hal menjadi pasti hari itu, Batam tidak hanya diguyur hujan, tetapi juga dipenuhi rasa syukur.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

P3A Makmur Tani Realisasikan Program P3ATGAI di Desa Lemahmakmur kecamatan Tempuran-kabupaten Karawang Jawa Barat.
Menkeu Purbaya Hadiri Manakiban dan Doa Bersama di Kediaman Abah K.H. Junaedi Al-Baghdadi, Mohon Doa serta Dukungan
Tiga Anak Tenggelam Saat Berenang di Kolam Perumahan Puri Raya Residence, Dua Meninggal Dunia.
Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Bupati Majalengka Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres.
Pemdes Rengasdengklok Selatan Perkuat Kebersamaan Melalui Pengajian Rutin setiap Malam Jum’at.
Belum Ada Jawaban Resmi dari DLH Kabupaten Bekasi, DPC XTC Sexy Road Indonesia Desak Penegakan Sanksi terhadap PT Panacipta Seinan Components
Pondok Pesantren Nurul Hikmah Assalafiyyah Buka Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:33

P3A Makmur Tani Realisasikan Program P3ATGAI di Desa Lemahmakmur kecamatan Tempuran-kabupaten Karawang Jawa Barat.

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:13

Menkeu Purbaya Hadiri Manakiban dan Doa Bersama di Kediaman Abah K.H. Junaedi Al-Baghdadi, Mohon Doa serta Dukungan

Rabu, 15 Juli 2026 - 01:33

Tiga Anak Tenggelam Saat Berenang di Kolam Perumahan Puri Raya Residence, Dua Meninggal Dunia.

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:45

Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:21

Bupati Majalengka Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres.

Berita Terbaru