Garudapost.id-Geser/Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser, Nober Hasanda, bersama Sekcam Seram Timur, Rahmawati Rumalutur, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan Raja Negeri Geser, Suilani Kelian, mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten SBT, Afiudin Rumakway, Sekretaris Dinas Pendidikan, Abdul Kadir Lausiri, dan Kasi Pendidikan Dasar, Suryadi Kelian, dalam rangka pembukaan kegiatan “Pengembangan Kompetensi Guru serta Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar.” Kegiatan strategis ini dipusatkan di Aula SMP Negeri 1 Seram Timur pada Sabtu (26/9) dan diikuti oleh seluruh guru dari 16 Sekolah Dasar (SD) serta 4 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di wilayah Kecamatan Seram Timur dan Kecamatan Ukarsengan.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Lapas Geser didampingi pejabat struktural, bersama, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Seram Timur, unsur Forkopimcam, pimpinan TNI-Polri, tokoh masyarakat, stakeholder terkait, serta pihak sekolah membersamai Kadis Pendidikan beserta rombongan menuju lokasi kegiatan dan disambut antusias dengan penampilan berbagai tarian daerah asli Seram Timur dan Ukarsengan yang mengiringi rombongan.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 26 hingga 28 September 2026, ini mengusung tema “Bersama Meningkatkan Kompetensi, Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Acara diawali dengan pembacaan doa oleh Kepala KUA Seram Timur, Muhamad Syafi’i Rumalutur, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari para pejabat yang hadir.
Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya kegiatan edukatif di bidang pendidikan ini.
“Lapas Geser senantiasa mendukung penuh program-program peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pendidikan, khususnya di wilayah Seram Timur. Sinergi yang kuat antara Lapas, jajaran Forkopimcam, dan Dinas Pendidikan merupakan bentuk nyata hadirnya negara dalam membangun daerah yang maju, inklusif, dan bermartabat sekaligus mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, taat hukum, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan,” ujar Nober Hasanda.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Afiudin Rumakway, secara resmi membuka kegiatan peningkatan kompetensi guru tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa esensi seorang pendidik adalah semangat untuk tidak pernah berhenti belajar.
“Guru harus terus belajar dan membimbing, memanfaatkan teknologi secara bijak sebagai alat pembelajaran, serta menjadikan literasi sebagai budaya bagi siswa. Kita juga harus selalu bekerja berbasis data dan target yang jelas. Walaupun SBT menghadapi tantangan geografis yang cukup berat, hal itu tidak boleh menyurutkan semangat kita untuk tetap bekerja secara kreatif, kolaboratif, dan bersungguh-sungguh. Ketika satu guru memperbaiki kompetensinya, satu sekolah dan satu kelas akan memperkuat literasinya. Mari kita bangun profil guru yang adaptif. Penggunaan teknologi yang kuat dalam literasi masa depan sangat ditentukan oleh kualitas gurunya. Mari bersama-sama mewujudkan pendidikan yang bermutu bagi siswa demi kemajuan pendidikan di Bumi Ita Wotu Nusa yang maju dan berkualitas,” ungkap Afiudin Rumakway.
Di akhir arahannya, Afiudin mengucapkan selamat mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi kepada seluruh peserta. Pihaknya meminta agar momentum berharga ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperkuat kapasitas diri sehingga mampu menghasilkan tindak lanjut yang nyata di lingkungan sekolah masing-masing. Lebih lanjut, secara khusus, Afiudin menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi dari seluruh elemen lintas sektor dalam memajukan dunia pendidikan di wilayah tersebut.
“Kehadiran unsur Forkopimcam, pihak Lapas, serta para pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi tenaga pendidik, khususnya di Kecamatan Seram Timur,” jelas Afiudin Rumakway.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Seram Timur sekaligus Kepala SMP Negeri 1 Seram Timur, Halija Sahaka. Beliau menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan dukungan penuh yang diberikan oleh pimpinan daerah, jajaran Lapas Geser, serta seluruh elemen Forkopimcam dan seluruh pihak.
“Suatu kehormatan besar bagi kami di SMP Negeri 1 Seram Timur dapat dipercaya menjadi pusat pelaksanaan kegiatan strategis ini. Kehadiran dan dukungan penuh dari seluruh instansi yang hadir, termasuk jajaran Lapas Geser, menjadi dorongan kuat dan motivasi luar biasa bagi para guru. Ini memacu kami untuk terus berinovasi dalam menyukseskan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar, sekaligus membawa spirit untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa, khususnya di Wilayah Geser,” tutur Halija Sahaka dengan penuh optimisme.
Melalui partisipasi aktif dan dukungan penuh dari Lapas Geser dalam agenda ini, kolaborasi antarinstansi di wilayah Seram Timur diharapkan dapat terus terjalin erat dan berkesinambungan. Langkah bersama ini diyakini akan menjadi fondasi kokoh dalam mendorong pemerataan kualitas pendidikan, sekaligus menciptakan lingkungan wilayah yang aman, kondusif, dan berkemajuan.

























