Garudapost.id jatim-Banyuwangi — Laga final Piala PSSI Banyuwangi 2026 yang semula direncanakan digelar di Stadion Maron Genteng, pada akhirnya dipindahkan ke Stadion Diponegoro,Tim Persegam FC Gambiran melawan PMJ FC Krikilan (Putra Minak Jinggo) Glenmore, pada Minggu (31/5/2026).
Pertandingan final berlangsung tanpa penonton. Kehadiran suporter pun tampak sangat terbatas. Pengamanan dilakukan secara ketat oleh personel kepolisian Polresta Banyuwangi, dengan dukungan beberapa personel TNI. Di lapangan, penonton hanya terlihat di tribun barat, sedangkan tribun timur dan selatan tampak lengang.
Hadir menyaksikan laga panas tersebut Ketua PSSI Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, S.H. beserta jajaran pengurus. Turut hadir Kasat Intel Polresta Banyuwangi, AKP Hadi Siswanto.
Berjalannya pertandingan kedua tim sejak menit awal tampil saling berambisi menguasai permainan. Jual beli serangan terjadi, namun peluang berbahaya juga terus tercipta di kedua sisi.
Pada menit sekitar 6, pemain PMJ FC sempat melepaskan tendangan keras ke gawang Persegam FC, tetapi bola berhasil ditepis penjaga gawang. Tak lama setelah itu, Persegam membalas dengan peluang melalui tembakan yang meleset tipis di sisi kiri gawang PMJ.
Tekanan PMJ FC berlanjut melalui serangkaian peluang, termasuk kesempatan tendangan bebas akibat pelanggaran Hands ball. Namun kiper Persegam masih mampu melakukan penyelamatan.
Pada pertengahan babak pertama, PMJ kembali menciptakan gol lewat skema tendangan sudut dari sisi kiri. Bola rebound berhasil dikonversi menjadi gol oleh fandi Eka, sehingga PMJ FC unggul 1-0. Hingga akhir babak pertama, skor tetap bertahan 1-0.
Kebangkitan Persegam dan skor imbang memasuki babak kedua, Persegam FC meningkatkan intensitas permainan dan mulai lebih sering mengusik pertahanan PMJ. Peluang sempat terjadi, namun masih belum berbuah gol.
Usaha Persegam akhirnya membuahkan hasil. Yusuf Efendi berhasil mengonversi bola liar di depan gawang menjadi gol pada babak kedua, sehingga skor berubah menjadi 1-1. Di menit-menit akhir, Persegam nyaris kembali unggul, namun upaya tersebut bisa dipatahkan oleh penjaga gawang PMJ Eko Prasetyo yang tampil gemilang.
Hingga peluit panjang babak kedua berbunyi, skor tidak berubah. Laga berakhir 1-1 dan harus ditentukan lewat adu tendangan pinalti.
Drama Adu Penalti, Persegam Juara
Pada babak adu penalti, Dewi Fortuna berpihak kepada Persegam FC. Persegam keluar sebagai juara usai mengalahkan PMJ FC dengan skor 5-4 dalam drama pinalti.
Dengan hasil tersebut, Persegam FC Gambiran berhak menyandang gelar Juara Piala Ketua PSSI Banyuwangi 2026. Sementara PMJ FC Krikilan harus puas sebagai Runner-up setelah memberi perlawanan sengit sepanjang laga final.
( Heri P )















