Geger ! Ayah Kandung Diduga Cabuli Anak hingga Melahirkan

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ciilacap – jateng  || garudapost. id

Sebuah kasus kejahatan seksual yang sangat keji dan tidak manusiawi mengguncang kawasan Sawangan, Karangpucung, Cilacap, Jawa Tengah. Seorang ayah kandung diduga tega mencabuli putrinya sendiri yang masih berusia belia selama empat tahun berturut-turut. Perbuatan bejat itu baru terungkap setelah korban melahirkan bayi hasil hubungan inses dengan darah dagingnya sendiri.

Peristiwa ini menjadi sorotan tajam karena melibatkan kedua orang tua kandung korban. Tak hanya ayah yang menjadi pelaku utama, sang ibu kandung pun diketahui mengetahui kejadian tersebut namun memilih bungkam dan tidak berbuat apa-apa untuk melindungi anaknya. Korban kini diketahui berusia 14 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak kandung, daging dan darah sendiri, tega diperlakukan seperti itu. Ibunya juga tahu, tapi diam saja. Sungguh memilukan ,” ujar seorang sumber yang akrab dengan keluarga tersebut di lokasi kejadian, Senas (11/4 / 2026 )

Kasus ini bermula dari tahun 2020 ketika korban masih berusia sekitar 10 tahun. Diduga, aksi pencabulan sudah berlangsung rutin hingga akhirnya korban hamil dan melahirkan. Dalam budaya dan hukum Indonesia, tindakan ini tidak hanya melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak dan KUHP, tetapi juga norma agama dan kemanusiaan.

Pekan lalu, Majenang wilayah tak jauh dari Karangpucung juga digemparkan oleh kasus serupa.

Kini, masyarakat Cilacap kembali dihadapkan pada fakta kelam bahwa predator seksual bisa jadi adalah orang terdekat, bahkan orang tua kandung sendiri.

“Kok tega memakan buah hatinya sendiri. Keterlaluan ,” kata seorang tetangga pelaku dengan nada geram.

Menurut psikolog forensik, kasus inses ayah-anak kandung hingga melahirkan menunjukkan adanya kelainan psikologis berat pada pelaku, sekaligus kegagalan fungsi perlindungan keluarga. Sikap pasif ibu korban juga dinilai sebagai bentuk pengabaian anak yang sama-sama serius secara hukum.

“Jika pelaku melakukan ini pada anak tiri, itu sudah salah. Tapi pada anak kandung? Melampaui nalar. Ini bukti bahwa hasrat birahi sudah mengalahkan naluri kebapakan yang suci,” ujar pemerhati anak dari LSM Perlindungan Saksi dan Korban.

Saat ini, pelaku (ayah kandung) telah diamankan aparat kepolisian setempat, sementara ibu korban juga dimintai keterangan sebagai saksi yang diduga turut menutupi kejahatan. Bayi yang lahir dari korban kini dalam penanganan dinas sosial.

Masyarakat berharap aparat hukum memberikan hukuman maksimal dan efek jera.

“Ini tanda-tanda akhir zaman. Kelakuan orang tua sudah seperti ini ,” tutup seorang warga.

kasus ini mengingatkan pentingnya peran tetangga, guru, serta sistem perlindungan anak untuk mendeteksi lebih dini kejahatan seksual dalam lingkup keluarga.

Facebook Comments Box

Penulis : Aan

Editor : Red jateng

Berita Terkait

KODIM 0712/TEGAL GELAR UPACARA PEMBUKAAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP III TA. 2026 DI JATINEGARA
Polsek Tampaksiring Kawal Pendistribusian 2.266 Porsi Makan Bergizi Gratis di Desa Manukaya
Satlantas Polres Karangasem Tingkatkan Pelayanan SIM dan Edukasi Pengendara untuk Cegah Laka Lantas
Berkendara Tanpa Menggunakan Helem,  Satlantas Polres Karangasem Berikan Tilang Manual
Kanit Binmas Polsek Baturiti berikan edukasi anti bullying kepada peserta MPLS SD Negeri 1 Baturiti
Polsek Selemadeg Timur Dampingi Kunjungan Psikiater Dinas Kesehatan Tingkatkan Penanganan ODGJ
Dedy Yon Berkomitmen Tingkatkan Akuntabilitas dan Tata Kelola Keuangan Daerah
Wujud Nyata Kolaborasi, PT dSM Dukung DLH Pemalang Ciptakan Lingkungan yang Lebih Bersih
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:46

KODIM 0712/TEGAL GELAR UPACARA PEMBUKAAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP III TA. 2026 DI JATINEGARA

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:18

Polsek Tampaksiring Kawal Pendistribusian 2.266 Porsi Makan Bergizi Gratis di Desa Manukaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:16

Satlantas Polres Karangasem Tingkatkan Pelayanan SIM dan Edukasi Pengendara untuk Cegah Laka Lantas

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:38

Kanit Binmas Polsek Baturiti berikan edukasi anti bullying kepada peserta MPLS SD Negeri 1 Baturiti

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:36

Polsek Selemadeg Timur Dampingi Kunjungan Psikiater Dinas Kesehatan Tingkatkan Penanganan ODGJ

Berita Terbaru