Garudapost.id-Geser/ Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan pangan daerah. hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif jajaran Lapas Geser dalam peluncuran gerakan “Emas Hijau”, yaitu aksi menanam satu juta pohon sukun di wilayah Maluku dan Maluku Utara. Program untuk ketahanan pangan di wilayah Kodam XV/Pattimura ini digagas oleh Koramil 1502-04 Geser di Pulau Geser, Jum’at (30/7).
Kehadiran jajaran Lapas Geser dipimpin langsung oleh Kepala Urusan Tata Usaha, M. Alhamid, bersama staf. Agenda ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Seram Timur, Raja Negeri Geser, perwakilan ibu-ibu Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan Kecamatan Seram Timur, serta perwakilan masyarakat setempat.
Alhamid menyatakan bahwa keikutsertaan Lapas Geser dalam agenda nasional yang dicanangkan TNI ini merupakan wujud nyata sinergi antarinstansi dan kepedulian terhadap lingkungan Maluku. Menurutnya, program tersebut sangat strategis untuk penghijauan sekaligus investasi pangan lokal bagi generasi mendatang.
“Sinergi hari ini adalah warisan bagi masa depan Maluku. Penanaman pohon sukun bukan sekadar penghijauan, melainkan investasi pangan lokal untuk memastikan generasi mendatang tumbuh dalam lingkungan yang lestari serta mandiri. Aksi ini merupakan bukti komitmen Lapas Geser untuk terus berkolaborasi dalam mengolah lahan demi menanam harapan berkelanjutan yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Alhamid.
Sinergi ini juga dipertegas oleh Wakil Koramil 1502-04 Geser, Serka A. M. Tella. Ia menjelaskan bahwa gerakan masif ini merupakan instruksi langsung dari Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, ke seluruh jajaran bawah dengan mengsusung tema “Kodam XV/ Pattimura untuk ketahanan pangan, penhijauan maluku Utara”.
“Kami di Koramil Geser telah memperoleh persetujuan Raja Negeri Geser untuk melakukan penanaman pada area yang telah ditentukan. Kedepannya, kami berharap pohon sukun ini dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi masyarakat di Desa Geser guna menambah kebutuhan pangan di Pulau Geser. Dampaknya memang sepenuhnya untuk masyarakat,” ujar A. Tella.
Inisiasi hijau ini mendapat sambutan hangat dari pihak adat. Raja Negeri Geser, Suilani Kelian, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas gerakan yang melibatkan seluruh jajaran Forkopimcam, termasuk institusi pemasyarakatan. “Kami sangat berterima kasih dan mendukung penuh penanaman pohon sukun ini. kolaborasi ini menjadi contoh baik tentang seluruh elemen di wilayah Seram Timur dalam bahu-membahu membangun daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, memberikan tanggapan positif dan mendukung penuh keterlibatan jajarannya. Ia menegaskan bahwa Lapas tidak hanya fokus pada pembinaan internal, tetapi juga harus membawa dampak sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
“Kami sangat mendukung penuh program Emas Hijau ini. Keterlibatan Lapas Geser adalah bukti nyata bahwa kami siap berkontribusi dalam setiap kegiatan positif yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat Maluku, khususnya di wilayah Seram Timur. Semoga pohon sukun yang ditanam hari ini tumbuh subur dan menjadi warisan pangan yang berkah bagi masyarakat nantinya,” pungkas Nober.
Gerakan menanam pohon sukun ini diharapkan menjadi langkah awal yang konsisten dalam menjaga ekosistem wilayah kepulauan serta memperkuat kemandirian pangan berbasis kearifan lokal di daerah Maluku dan Maluku Utara.

















