Lapas Piru Panen 20 Kg Pepaya California Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Kamis, 29 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Piru/Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali memanen pepaya California sebanyak 15 buah dengan total berat mencapai 20 kilogram di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Kamis (29/10). Panen dilakukan oleh Warga Binaan dengan pendampingan petugas sebagai bagian dari kegiatan kemandirian yang mengembangkan keterampilan pertanian melalui proses perawatan tanaman hingga menghasilkan buah.

Hasil panen kali ini menjadi gambaran dari proses pemeliharaan tanaman yang dilakukan secara berkelanjutan. Setiap buah pepaya memiliki berat berkisar antara 1,5 hingga 3 kilogram. Hasil panen kemudian dimabfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas dan sisanya dijual kembali ke pedagang lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal.

Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, menyampaikan bahwa pengelolaan kebun kemandirian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada proses pembelajaran dan pembentukan keterampilan kerja.
“Melalui kegiatan pertanian ini, Warga Binaan belajar merawat tanaman secara konsisten, memahami proses budidaya, serta bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan. Pendampingan petugas diharapkan dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan yang bermanfaat,” ujar Mustafa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengalaman tersebut turut dirasakan oleh Warga Binaan berinisial R yang terlibat langsung dalam perawatan pepaya sejak awal penanaman hingga masa panen. Baginya, proses tersebut memberikan kesempatan untuk belajar sekaligus melihat hasil dari ketekunan dalam merawat tanaman.
“Dari awal menanam sampai akhirnya bisa panen, saya belajar bahwa tanaman membutuhkan perawatan dan kesabaran. Senang rasanya melihat hasilnya bisa dinikmati setelah melalui proses yang panjang,” ungkap R.

Sementara itu, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa kegiatan kemandirian menjadi bagian penting dalam membekali Warga Binaan dengan kemampuan produktif.
“Kami ingin Warga Binaan memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja yang dapat menjadi bekal positif ketika kembali ke masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus didukung agar proses pembinaan memberikan manfaat nyata,” ujar Hery.

Melalui pengelolaan kebun SAE, Lapas Piru terus mendorong kegiatan pertanian sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional dan sebagai sarana pembelajaran, pembentukan tanggung jawab, dan pengembangan kemandirian Warga Binaan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemasyarakatan Produktif, Ketahanan pangan Menguat: Langkah Nyata Kanwil Ditjenpas Maluku

Cegah Penipuan dari Lapas, Wartelsuspas Lapas Wahai Jadi Sasaran Penertiban Petugas
Sinergi Layanan Kesehatan, Lapas Wahai Kembali Gelar Program SAPA-BINA bersama Puskesmas Perawatan
Sinergi Lapas Geser-BMKG Dan Forkopimcam: Integrasikan Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, Pengelolaan Sampah, dan Pengembangan Wisata
Perkuat Iman dan Pembentukan Karakter, Rutan Ambon Gelar Ibadah Gereja Oikumene Bersama Kementerian Agama Kota Ambon
Koordinasi Kamtib dan Penguatan Integritas, Lapas Geser Pastikan Keamanan Terjaga dan Pelayanan Prima
Lapas Geser Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98: Teguhkan Integritas, Kobarkan Semangat Patriotik dan Pengabdian Nyata
Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Rutan Ambon Laksanakan Penebaran Benih Lele dan Panen Telur Ayam Kampung
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:07

Pemasyarakatan Produktif, Ketahanan pangan Menguat: Langkah Nyata Kanwil Ditjenpas Maluku


Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54

Cegah Penipuan dari Lapas, Wartelsuspas Lapas Wahai Jadi Sasaran Penertiban Petugas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:17

Lapas Piru Panen 20 Kg Pepaya California Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:13

Sinergi Lapas Geser-BMKG Dan Forkopimcam: Integrasikan Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, Pengelolaan Sampah, dan Pengembangan Wisata

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:06

Perkuat Iman dan Pembentukan Karakter, Rutan Ambon Gelar Ibadah Gereja Oikumene Bersama Kementerian Agama Kota Ambon

Berita Terbaru