Merawat Iman dari Balik Jeruji, Lapas Wahai Gelar Yasinan dan Kebaktian

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Wahai/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai gelar yasinan bagi Warga Binaan Muslim pada Kamis (30/7) malam dan kebaktian bagi Warga Binaan Kristiani pada Jumat (31/7). Kegiatan ini bagian dari pembinaan kepribadian sekaligus ungkapan syukur jelang akhir Juli.

Kegiatan tersebut bertujuan tingkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus bentuk karakter positif Warga Binaan. Di Masjid Lapas Wahai, Warga Binaan Muslim mengikuti pembacaan Surah Yasin, doa bersama, dan tausiah dengan khusyuk. Sementara itu, Warga Binaan Kristiani ikuti kebaktian di Gereja Ebenhaezer Lapas Wahai. Seluruh rangkaian ibadah berlangsung tertib, aman, dan menjadi sarana introspeksi serta mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kepala Subseksi Pembinaan, La Joi, mengatakan pembinaan spiritual bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter Warga Binaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap lantunan ayat suci Al-Qur’an mengandung pelajaran dan pengingat bagi kita semua. Melalui yasinan, kami berharap Warga Binaan memperoleh ketenangan batin, memperkuat hubungan dengan Allah Swt., serta menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. Demikian pula dengan pembinaan kerohanian Kristen,” tutur Joi.

Salah seorang Warga Binaan Muslim, RR, mengaku kegiatan keagamaan membawa perubahan positif selama menjalani pembinaan.

“Bagi saya, yasinan bukan hanya kegiatan rutin, tetapi menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. dan memperbaiki diri. Setiap kali mengikuti pembacaan Surah Yasin dan doa bersama, saya merasa lebih tenang, lebih kuat menjalani masa pembinaan, serta semakin termotivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Saya berharap ketika kembali ke tengah masyarakat nanti, saya dapat membawa perubahan positif dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” ungkap RR.

Hal senada disampaikan Warga Binaan Kristiani, MH. “Puji Tuhan, hak beribadah kami terus dilaksanakan karena menjadi motivasi bagi kami untuk merubah diri dalam menjalani proses pembinaan ini,” ujar MH.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam proses Pemasyarakatan.

“Pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan dan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter melalui pendekatan spiritual. Kami berharap kegiatan kerohanian menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk memperkuat keimanan, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana,” ujar Tersih.

Yasinan dan kebaktian dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan kepribadian di Lapas Wahai. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan diharapkan memiliki bekal spiritual yang lebih kuat untuk kembali ke tengah masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Semangat Transformasi Pemasyarakatan, Kalapas Namlea Usung Terobosan “MAJU LAPANAM” pada Diklat PKA
Lapas Geser Matangkan Persiapan Asesmen Seleksi Magang Lulusan Perguruan Tinggi Angkatan II Melalui Rapat Internal
Jelang 17 Agustus, Warga Binaan Percantik Fasilitas Lapas Saparua
Wali Menyapa, Lapas Wahai Bangun Komunikasi Intensif dengan Warga Binaan
Buka Booth di Area PTSP, Lapas Piru Jual Hasil Panen Warga Binaan
Lapas Geser Gelar Sidang TPP Online, Bahas Remisi Kemerdekaan untuk Warga Binaan
Menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-81, Rutan Ambon Resmi Buka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni)
Masa Reses, Lapas Namlea Disambangi Anggota Komite I DPD RI
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terbaru

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:37

Lapas Geser Matangkan Persiapan Asesmen Seleksi Magang Lulusan Perguruan Tinggi Angkatan II Melalui Rapat Internal

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:18

Jelang 17 Agustus, Warga Binaan Percantik Fasilitas Lapas Saparua

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:14

Wali Menyapa, Lapas Wahai Bangun Komunikasi Intensif dengan Warga Binaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:11

Merawat Iman dari Balik Jeruji, Lapas Wahai Gelar Yasinan dan Kebaktian

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:36

Buka Booth di Area PTSP, Lapas Piru Jual Hasil Panen Warga Binaan

Berita Terbaru

Kabupaten Bone Bolango

Pemkab Bone Bolango Siapkan Langkah Hukum dalam Polemik Kades Toto Utara

Jumat, 31 Jul 2026 - 21:58

Kabupaten Bone Bolango

Pj Kades Toto Utara Laporkan Dugaan Penyelewengan APBDes 2025 ke Tipidkor

Jumat, 31 Jul 2026 - 21:46

Gorontalo

Siapkan Atlet Muda Bertalenta, Perbasi Kabupaten Gorontalo Perkuat Pembinaan Sejak Dini GORONTALO — Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Gorontalo terus memperkuat pembinaan atlet usia muda sebagai upaya menyiapkan generasi penerus bola basket yang mampu bersaing di berbagai ajang kompetisi. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pendampingan dan pengarahan langsung yang diberikan Ketua Pengkab Perbasi Kabupaten Gorontalo, Victor Asiku, kepada para atlet muda dan pecinta olahraga basket di Kabupaten Gorontalo, Jumat (31/7/2026). Menurut Victor, pembinaan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknik bermain, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, serta mental bertanding para atlet. “Pembinaan ini merupakan komitmen kami untuk mempersiapkan atlet secara berkelanjutan. Kami ingin melahirkan bibit-bibit unggul yang memiliki kemampuan, mental, dan semangat kompetitif sehingga siap bersaing pada berbagai kejuaraan,” ujarnya. Ia menegaskan, proses pembinaan atlet harus dimulai sejak usia dini agar potensi yang dimiliki dapat berkembang secara optimal. Karena itu, Perbasi Kabupaten Gorontalo akan terus melakukan pendampingan secara konsisten melalui latihan yang terarah dan berkesinambungan. Melalui langkah tersebut, Perbasi berharap semakin banyak atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Gorontalo, baik pada kejuaraan tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.

Jumat, 31 Jul 2026 - 21:28