Garudapost.id BOLTARA — Kabar Dugaan mengenai Operasi tangkap tangan OTT yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Boltara memicu gelombang kekecewaan dan rasa tidak percaya di tengah masyarakat.
Warga setempat mengaku geram sekaligus terpukul mendengar berita tersebut, mengingat sang bupati selama ini dikenal sebagai sosok pemimpin yang dekat dan dicintai rakyatnya.senin(21/9/2026).
Bagi warga Boltara, sang bupati bukan sekadar pejabat publik, melainkan figur pelayan masyarakat yang tulus. Kepemimpinannya dinilai selalu mengutamakan kepentingan warganya melalui berbagai program kerja yang dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.
“Sejauh ini Bupati kami sangat baik dan peduli terhadap rakyatnya. Program-program yang beliau jalankan benar-benar menyentuh,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.
Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Boltara, Sri Wahyuni Pontoh, S.Sos., mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kebenaran informasi mengenai dugaan OTT tersebut.
“Informasi itu belum dapat dipastikan kebenarannya. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar sebelum ada konfirmasi resmi dari pihak yang berwenang,” ujar Sri Wahyuni.
Menurutnya, perkembangan informasi yang menyangkut pejabat publik, terlebih yang berkaitan dengan dugaan proses hukum, perlu disikapi secara hati-hati. Masyarakat diminta mengedepankan verifikasi dan tidak menjadikan informasi dari media sosial sebagai satu-satunya rujukan.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Boltara masih menunggu kepastian informasi dan perkembangan lebih lanjut dari pihak berwenang terkait informasi dari sang kepala daerah.
Meski dirundung rasa sedih dan kecewa, warga berharap ada keadilan dan kejelasan yang transparan atas kasus yang menimpa pemimpin mereka.
Penulis : SM
Editor : SM


























