Misteri Tahanan Tewas Tergantung di Rutan Balige, Polisi Amankan Kain dan Periksa Saksi

Minggu, 27 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOBA // SUMUT – Garudapost.id
Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa meninggalnya Herman Ricardo Hutapea (36), tahanan titipan Polres Toba yang ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam sel Rutan Kelas IIB Balige, Jumat (25/9/2026) dini hari.

Kepala Seksi Humas Polres Toba, Ipda Khairuddin Sukriyanto Selian, Sabtu (26/9/2026), mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh bagaimana peristiwa tersebut terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan sementara, Herman pertama kali diketahui dalam kondisi tergantung setelah teman satu kamarnya, Edward Tumorang, berteriak memanggil korban dari arah ruangan.

Petugas jaga kemudian mendatangi lokasi dan menemukan Herman dalam posisi tergantung pada bagian ventilasi udara dinding sel. Pada bagian leher korban ditemukan kain yang terjerat.

Petugas selanjutnya menurunkan korban dan membawanya ke Klinik Rutan untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sekitar pukul 01.30 WIB, korban kemudian dibawa ke RSUD Porsea. Setibanya di rumah sakit sekitar pukul 01.43 WIB, Herman dinyatakan meninggal dunia.

*Polisi Amankan Kain dan Sejumlah Barang*
Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang dari dalam sel tahanan isolasi yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Salah satunya berupa potongan selimut bermotif hitam-putih.

Polisi juga menemukan simpul kain pada bagian ventilasi dengan ujung kain yang telah terputus. Sejumlah barang lainnya turut diamankan dan didata, antara lain pakaian, selimut, bantal, perlengkapan pribadi, obat-obatan, serta peralatan makan dan minum.

Menurut keterangan saksi Ivan Candra Simbolon, petugas jaga saat kejadian, dirinya memotong kain tersebut menggunakan gunting. Kain tersebut disebut menghubungkan kain bermotif putih dengan kain berwarna hitam yang berada pada bagian leher korban.

*Posisi Ventilasi Jadi Bagian yang Didalami*
Salah satu bagian yang masih menjadi perhatian penyidik adalah bagaimana kain tersebut awalnya dipasang hingga korban dapat berada dalam posisi tergantung.

Hal itu perlu didalami karena posisi ventilasi disebut cukup tinggi. Karena itu, kondisi fisik sel, posisi ventilasi, simpul kain, potongan kain, serta keterangan para saksi menjadi bagian penting untuk dicocokkan dalam penyelidikan.

Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai situasi sebelum, saat, dan setelah korban ditemukan.

*Penyebab Kematian Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan*
Herman Ricardo Hutapea diketahui merupakan tersangka dalam perkara narkotika dan dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang Narkotika.

Meski demikian, mengenai penyebab kematian, pihak kepolisian belum memberikan kesimpulan akhir. Polres Toba menyatakan penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak rumah sakit.

Dengan demikian, dugaan sementara mengenai cara atau penyebab kematian belum dapat dijadikan kesimpulan final sebelum seluruh hasil pemeriksaan diperoleh.

*Publik Menunggu Kejelasan*
Peristiwa meninggalnya seorang tahanan dalam ruang tahanan tentu menjadi perhatian publik. Selain memastikan penyebab kematian, masyarakat juga berhak memperoleh penjelasan yang terang mengenai kronologi kejadian, pengawasan tahanan, kondisi sel, serta proses pertolongan yang diberikan setelah korban ditemukan.

Namun, seluruh pertanyaan tersebut perlu dijawab berdasarkan fakta hasil penyelidikan dan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Polisi diharapkan dapat mengungkap secara transparan rangkaian kejadian tersebut, termasuk mencocokkan keterangan para saksi, kondisi tempat kejadian perkara, barang yang diamankan, serta hasil pemeriksaan medis.

Sampai hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis diperoleh, penyebab kematian Herman Ricardo Hutapea masih menjadi bagian dari proses pendalaman aparat penegak hukum.

Penulis : Arman (Redaksi)

Berita Terkait

Tahanan Titipan Polres Toba Herman Ricardo Hutapea Meninggal, Rutan Balige Berikan Klarifikasi
Inspektorat Toba Laksanakan Penilaian Mandiri SPIP Terintegrasi 2026
Kendalikan Harga Pangan, Bupati Toba Salurkan Bantuan Beras Tahap III untuk 24.713 Keluarga Penerima Manfaat
Kecelakaan Maut di Laguboti, Dua Perempuan Tewas, Mobil Diduga Tabrak Lari
Jatanras Polres Toba Berhasil Amankan Pelaku Curanmor dan 2 Penadah 
Tim Drugs Wolfa Polres Toba Ringkus Pengedar & Kurir Sabu di Pintu Pohan Meranti
Kecelakaan Maut di Bypass Balige, Dua Kakak Adik Meninggal Dunia
BPBD Toba Akui Keterbatasan SDM dan Peralatan Tangani Bencana
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:37

Misteri Tahanan Tewas Tergantung di Rutan Balige, Polisi Amankan Kain dan Periksa Saksi

Jumat, 25 September 2026 - 21:55

Tahanan Titipan Polres Toba Herman Ricardo Hutapea Meninggal, Rutan Balige Berikan Klarifikasi

Kamis, 24 September 2026 - 21:41

Inspektorat Toba Laksanakan Penilaian Mandiri SPIP Terintegrasi 2026

Rabu, 23 September 2026 - 13:55

Kendalikan Harga Pangan, Bupati Toba Salurkan Bantuan Beras Tahap III untuk 24.713 Keluarga Penerima Manfaat

Jumat, 18 September 2026 - 17:18

Kecelakaan Maut di Laguboti, Dua Perempuan Tewas, Mobil Diduga Tabrak Lari

Berita Terbaru

Kabupaten Bone Bolango

Sekda Bone Bolango Dorong Siswa SDN 5 Tilongkabila Berani Bermimpi

Selasa, 29 Sep 2026 - 06:11

Kabupaten Bone Bolango

Gerakan Tanam Cabai di Bone Bolango Jangkau Lingkungan Sekolah

Selasa, 29 Sep 2026 - 06:02

Kabupaten Bone Bolango

Dua Kursi Jabatan Diskominfo Berganti, Pejabat Baru Diminta Lanjutkan Kerja

Selasa, 29 Sep 2026 - 05:47

Kabupaten Bone Bolango

Pasar Murah Bulango Selatan Siapkan 500 Paket Pangan Bersubsidi

Selasa, 29 Sep 2026 - 05:35