Garudapost.id-Geser/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser kembali menunjukkan komitmen kepedulian sosialnya melalui aksi nyata di momentum hari Kesaktian Pancasila 2026, dengan memprakarsai kelanjutan aksi bakti sosial penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Desa Keffing, Seram Timur, Kamis (1/10).
Giat kemanusiaan ini menjadi bentuk refleksi serta implementasi langsung dari nilai-nilai luhur Pancasila, khususnya sila kedua “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” dan sila ketiga “Persatuan Indonesia”. Lewat aksi gotong royong ini, jajaran Lapas Geser hadir membawa kebermanfaatan nyata di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan.
Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak boleh sekadar menjadi slogan atau ritual upacara semata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan konkrit yang menyentuh hajat hidup masyarakat.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila adalah momentum bagi kita semua untuk mengamalkan Pancasila dalam tindakan nyata. Hari ini kami sekali lagi melaksanakan bakti sosial dengan menyalurkan puluhan jeriken dan galon air bersih kepada warga pulau Keffing. Bantuan air bersih ini adalah bukti bahwa nilai kemanusiaan, persatuan, dan gotong royong hidup dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran Lapas Geser untuk membantu saudara-saudara kita di Desa Keffing,” tegas Nober Hasanda.
Aksi tanggap sosial yang berkelanjutan ini disambut hangat dan senang oleh warga setempat. Sagaf Kasongat, salah seorang warga Desa Keffing yang menerima bantuan air bersih, mengutarakan rasa syukur mendalam atas perhatian yang terus diberikan oleh pihak Lapas.
“Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi kami di tengah musim kemarau. Kami sangat berterima kasih kepada Kalapas dan seluruh jajaran Lapas Geser yang tidak hanya sekadar datang, tetapi benar-benar hadir merasakan kesulitan kami. Ini adalah wujud nyata pengamalan Pancasila yang dirasakan langsung oleh rakyat kecil di wilayah kepulauan,” ujar Sagaf Kasongat.
Dari sisi teknis pendistribusian dan kesiapan operasional, Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Geser, M. Alhamid, menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan seluruh potensi jajaran demi kelancaran pengangkutan dan pembagian air bersih hingga sampai ke rumah-rumah warga.
“Kami berupaya maksimal memastikan seluruh armada serta sarana pendukung siap digunakan. Semangat Hari Kesaktian Pancasila ini membakar motivasi kami untuk bekerja tulus melintasi tantangan geografis, dan memastikan pasokan air bersih terdistribusi dengan aman, cepat, tepat sasaran hingga ke rumah-rumah warga,” kata M. Alhamid.
Semangat gotong royong juga terpancar dari para petugas di lapangan. Ahmat N Fauzy Payapo, salah satu petugas Lapas Geser yang turun langsung mengangkut jeriken air dari perahu hingga ke tangan warga, mengaku bangga dapat berkontribusi dalam aksi sosial ini.
“Turun langsung dalam kegiatan bakti sosial membantu masyarakat di momentum Hari Kesaktian Pancasila memberikan kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai insan pemasyarakatan. Lelah mengangkut jeriken air bersih hilang seketika saat melihat senyum, harapan, serta kebahagiaan warga Pulau Keffing,” ungkap Ahmat N Fauzy Payapo.
Melalui giat bakti sosial ini, Lapas Geser tidak hanya berhasil meringankan krisis air bersih akibat kemarau panjang di Pulau Keffing, tetapi juga membuktikan bahwa penguatan nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui aksi kepedulian sosial yang inklusif, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat luas.



















