Panen Cengkeh Tolitoli Dimulai, Harga Tembus Rp115 Ribu per Kg,Angin Segar bagi Ekonomi Warga.

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id|| TOLITOLI – Geliat aktivitas kembali menyelimuti lereng-lereng perbukitan Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Selasa (21/4/2026). Sebagai salah satu lumbung cengkeh terbesar di region ini, para petani kini mulai sibuk memanen buah cengkeh yang telah matang.

Meski panen raya belum berlangsung serentak, suasana musim panen sudah terasa di berbagai titik perkebunan warga. Berdasarkan pantauan di lapangan, para petani tampak teliti memilih pohon yang siap dipetik. Mereka memprioritaskan pohon dengan buah yang telah matang sempurna atau berwarna kemerahan khas.

Langkah strategis ini diambil untuk dua alasan utama: menjaga kualitas aroma dan kadar minyak atsiri cengkeh, serta memanfaatkan kondisi cuaca cerah saat ini untuk proses penjemuran alami. Cuaca yang mendukung memungkinkan petani mengeringkan hasil panen dengan lebih optimal tanpa risiko jamur atau kerusakan akibat hujan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga Menggiurkan, “Emas Cokelat” Kembali Bersinar

Kabar paling dinanti warga adalah stabilitas harga komoditas andalan yang dijuluki “emas cokelat” ini. Tahun ini, harga cengkeh menunjukkan tren positif yang menjadi suntikan semangat bagi petani setelah setahun penuh merawat tanaman mereka.

Berikut rincian harga berlaku di tingkat petani saat ini:
* Cengkeh Mentah (Basah): Dijual sekitar Rp7.000 per kaleng. Opsi ini biasanya dipilih petani yang membutuhkan perputaran modal cepat tanpa menunggu proses pengeringan.
* Cengkeh Kering: Setelah melalui proses penjemuran hingga kadar air minimal, harganya melonjak signifikan hingga menyentuh angka Rp115.000 per kilogram.

Kenaikan harga hingga level enam digit ini dinilai sangat stabil dan memberikan napas baru bagi ekonomi keluarga petani, terutama untuk menutupi biaya operasional dan tenaga kerja selama musim panen.

Harapan di Puncak Musim Panen

Kualitas cengkeh Tolitoli memang telah dikenal luas di pasar domestik berkat aromanya yang tajam dan butirannya yang berisi. Karakteristik ini menjadi nilai tambah dan daya tawar tinggi di mata pengepul maupun industri rokok kretek di luar daerah.

Yanto Maele, seorang petani setempat, mengungkapkan harapannya agar tren positif ini terus berlanjut hingga puncak panen.

“Kami berharap harga ini bisa bertahan, bahkan naik saat puncak panen nanti. Dengan harga di atas Rp100.000 per kilogram, kami bisa menutup biaya upah pemetik dan masih menyisihkan keuntungan untuk tabungan keluarga,” ujarnya penuh harap.

Di sisi lain, petani juga mengharapkan pemerintah daerah dan pihak terkait dapat terus memantau stabilitas harga di tingkat pengepul. Hal ini penting untuk mencegah adanya permainan harga yang merugikan petani di saat musim panen tiba. Dengan dimulainya aktivitas panen ini, perputaran roda ekonomi di Kabupaten Tolitoli diprediksi akan semakin bergeliat dalam beberapa bulan ke depan.

Penulis: Zulkipli Uno
Narasumber: Yanto Maele

Facebook Comments Box

Berita Terkait

P3A Makmur Tani Realisasikan Program P3ATGAI di Desa Lemahmakmur kecamatan Tempuran-kabupaten Karawang Jawa Barat.
Menkeu Purbaya Hadiri Manakiban dan Doa Bersama di Kediaman Abah K.H. Junaedi Al-Baghdadi, Mohon Doa serta Dukungan
Plt Kepala Distrik Musatfak Ajak Warga Kembali Berkebun, Pimpin Langsung Pembukaan Lahan Pertanian
Lulusan Polbangtan Manokwari Kembangkan Budidaya Cabai Rawit di Jayawijaya, Siap Bantu Petani Lokal
Pedagang Sayur di Pasar Kobakma Berharap Hari Pasar Ditambah untuk Tingkatkan Pendapatan
Jelang Peresmian BBM Baru B50 Oleh Presiden Prabowo Pertalite di jumlah SPBU Karawang Serempak Kosong
Pembayaran Pajak Kendaraan Kini Bisa Dicicil, Samsat Kabupaten Bekasi Permudah Layanan Wajib Pajak
P3A Realisasikan Program P3TGAI di Desa Tanjungmekar kecamatan Pakisjaya- kabupaten karawang 
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:33

P3A Makmur Tani Realisasikan Program P3ATGAI di Desa Lemahmakmur kecamatan Tempuran-kabupaten Karawang Jawa Barat.

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:13

Menkeu Purbaya Hadiri Manakiban dan Doa Bersama di Kediaman Abah K.H. Junaedi Al-Baghdadi, Mohon Doa serta Dukungan

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:33

Plt Kepala Distrik Musatfak Ajak Warga Kembali Berkebun, Pimpin Langsung Pembukaan Lahan Pertanian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:23

Lulusan Polbangtan Manokwari Kembangkan Budidaya Cabai Rawit di Jayawijaya, Siap Bantu Petani Lokal

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:54

Pedagang Sayur di Pasar Kobakma Berharap Hari Pasar Ditambah untuk Tingkatkan Pendapatan

Berita Terbaru