Pemkab Tapteng Gandeng BRIN, Optimalkan Sektor Unggulan dan Revitalisasi Situs Bongal

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id

PANDAN // SUMUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengambil langkah strategis dalam upaya penguatan ekonomi lokal dan pelestarian sejarah. Pada Senin, 11 Mei 2026, bertempat di Ruang Rapat Bappeda Tapteng, dilaksanakan rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat ini dibuka oleh Plh. Kepala Bappeda Tapteng Johannes H. Saruksuk, ST, MT, diwakili oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Tapteng, Muhammad Idris Siregar, ST, MM, dan dihadiri oleh jajaran peneliti BRIN, Badan Pusat Statistik (BPS) Tapteng, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, M. Idris Siregar menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan lembaga riset nasional. Agenda utama pertemuan ini adalah mematangkan kajian bertajuk “Pengembangan Sektor Unggulan Daerah dalam Upaya Penurunan Tingkat Pengangguran di Kabupaten Tapanuli Tengah.”

“Kami meminta seluruh pihak untuk serius dalam proses penelitian ini. Data dan hasil kajian ini nantinya akan menjadi fondasi kebijakan kita dalam menggerakkan roda ekonomi daerah,” ujar Idris Siregar.

Revitalisasi Situs Bongal Sijago-jago Kecamatan Badiri sebagai agenda rapat juga membahas pendampingan kunjungan lapangan ke lokasi calon Kawasan Stasiun Lapangan Bongal. Plt. Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Muhamad Amin, menjelaskan bahwa kehadiran timnya bertujuan untuk memastikan kelestarian Situs Bongal sebagai aset sejarah yang berharga.

“Kami datang terkait urgensi pelestarian Situs Bongal. Untuk itu, kami membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terkait situasi dan pengamanan di lapangan agar fungsi riset dan edukasi situs ini dapat berjalan optimal, juga segera membuat Nota Kesepahaman antara BRIN dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah tentang kegiatan yang dilaksanakan,” ungkap Muhamad Amin.

“Kajian kolaboratif ini akan menitikberatkan pada empat pilar utama yang dianggap sebagai motor penggerak ekonomi Tapanuli Tengah di sektor pertanian, kelautan, koperasi, dan UMKM,” pungkasnya.

(Edi)

Berita Terkait

Pengamat Politik Robby Pangaribuan, DPR RI Harus Dengarkan Aspirasi Rakyat
Siswa SMA di Ajibata Diamankan Polisi, Diduga Bawa Ganja ke Sekolah
BRT Mebidang Resmi Diuji Coba di Lubuk Pakam, Gratis Selama Masa Uji hingga Desember
Pawai HUT ke-81 RI di Toba Dipadati Ribuan Warga
Aktivitas Sinabung Meningkat, Sekda Karo Sampaikan Batas Aman dan Potensi Bahaya Lahar
Jumlah Siswa Terdampak Naik Jadi 269 Orang, Diduga Akibat Menu MBG, Orang Tua Tuntut Penyelidikan dan Sanksi Tegas
Pemkab Toba Bersih-Bersih Venue Sisingamangaraja, Siapkan Lokasi Upacara HUT ke-81 RI
Jasad Pria Ditemukan Hanyut di Tapanuli Tengah, Diduga Sempat Melompat ke Sungai
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:44

Pengamat Politik Robby Pangaribuan, DPR RI Harus Dengarkan Aspirasi Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:55

Siswa SMA di Ajibata Diamankan Polisi, Diduga Bawa Ganja ke Sekolah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:45

BRT Mebidang Resmi Diuji Coba di Lubuk Pakam, Gratis Selama Masa Uji hingga Desember

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:46

Pawai HUT ke-81 RI di Toba Dipadati Ribuan Warga

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:17

Aktivitas Sinabung Meningkat, Sekda Karo Sampaikan Batas Aman dan Potensi Bahaya Lahar

Berita Terbaru