Tegal Jateng , || garudapost.id
Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tegal Tahun 2026 resmi dimulai.
Upacara pembukaan diklat tersebut dilaksanakan di Halaman Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal, Jumat (31/7/2026), dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesebangpol) Kota Tegal, Budi Saptaji, S.STP., M Si dalam laporannya mengatakan, pendidikan dan pelatihan ini akan berlangsung 29 Juli sampai dengan 14 Agustus 2026.
Tujuannya membentuk Paskibraka yang solid, kompak dan berdisiplin tinggi, menanamkan nilai-nilai Pancasila, patriotisema dan cinta tanah air, menjamin kelancaran dan kekhidmatan pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada 17 Agustus 2026.
Disampaikan Budi Saptaji total peserta diklat terdiri dari 72 orang siswa-siswi SMA/SMK/MA/ SUPM Kota Tegal, 2 orang Komandan Kompi, 8 orang pengapit dari TNI/ Polri dan 6 orang pelatih dari TNI/Polri.
Untuk pendidikan dan pelatihan difokuskan pada baris berbaris, latihan fisik dan kedisiplinan, pembekalan materi teoritis dan kegiatan kebersamaan pembentukan karakter.
Sambutan Sekda Kota Tegal drg. Agus Dwi Sulistyantono mengatakan, pemusatan pendidikan dan pelatihan yang resmi dimulai bukan sekadar rangkaian persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tetapi merupakan proses pembentukan karakter, penanaman nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, serta semangat gotong royong bagi generasi muda Kota Tegal.
Keberhasilan calon Paskibraka hingga berada di titik ini bukanlah sesuatu yang instan. Tetapi telah melalui proses seleksi yang ketat dan berhasil mengungguli banyak peserta lainnya.
Oleh karena itu, Sekda berpesan agar dapat memanfaatkan kesempatan yang sangat berharga dengan sebaik-baiknya.
“Selama mengikuti pendidikan dan pelatihan, saya berpesan agar kalian mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab, mematuhi setiap arahan pelatih dan pembina, menjaga kesehatan, kekompakan, serta semangat pantang menyerah, serta menanamkan rasa cinta tanah air dalam setiap langkah dan pengabdian,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa seorang Paskibraka bukan hanya bertugas mengibarkan sang merah putih. Lebih dari itu, seorang Paskibraka adalah teladan bagi generasi muda, menjadi duta karakter, duta persatuan, dan agen perubahan yang membawa semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
“Saya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tegal, para pelatih, pembina, Purna Paskibraka Indonesia, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Saya yakin, dengan tekad, disiplin, dan semangat kebersamaan, kalian akan mampu melaksanakan tugas mulia mengibarkan sang saka merah putih pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 dengan penuh kehormatan dan kebanggaan,” ucapnya.
Pembukaan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Kota Tegal Tahun 2026 ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Sekda Kota Tegal.
Penulis : Aan
Editor : Red jateng

















