Penataan Hunian dan Pembinaan Jadi Fokus, Rutan Ambon Pindahkan 5 Narapidana ke Lapas Ambon

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Ambon/Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon melaksanakan pemindahan lima narapidana ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon sebagai bagian dari upaya penataan hunian dan peningkatan efektivitas program pembinaan warga binaan pemasyarakatan, Senin (15/06).
Pemindahan tersebut dilakukan terhadap narapidana atas nama Ari Putra Margianto dkk. sebanyak 5 orang. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penyelenggaraan tugas pemasyarakatan yang lebih optimal, sekaligus memastikan warga binaan memperoleh pembinaan yang sesuai dengan klasifikasi dan kebutuhan masing-masing.

Seluruh proses pemindahan dilaksanakan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku dan berada di bawah pengawasan petugas. Pengawalan dilakukan secara ketat guna menjamin keamanan, ketertiban, serta kelancaran selama proses pemindahan berlangsung.

Sebelum diberangkatkan ke Lapas Kelas IIA Ambon, para narapidana terlebih dahulu menjalani pemeriksaan administrasi dan verifikasi data. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh persyaratan pemindahan telah terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan dengan pihak Lapas Ambon guna memastikan proses penerimaan warga binaan berjalan dengan baik dan tertib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry R. Persulessy, menjelaskan bahwa pemindahan narapidana merupakan bagian dari upaya penataan hunian sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“Pemindahan ini dilakukan untuk menunjang efektivitas pembinaan narapidana agar mereka dapat mengikuti program pembinaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan klasifikasi di Lapas. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari penataan hunian warga binaan sehingga pelaksanaan tugas pemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif dan optimal,” ujar Jefry.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembinaan yang berkesinambungan menjadi salah satu fokus utama dalam sistem pemasyarakatan. Melalui pembinaan yang tepat, warga binaan diharapkan dapat memperbaiki diri, meningkatkan kesadaran hukum, serta mempersiapkan diri untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Kelas IIA Ambon, Rifky, menjelaskan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pemindahan narapidana. Oleh karena itu, seluruh tahapan dilaksanakan dengan pengawasan yang ketat serta melibatkan petugas yang telah ditunjuk.

“Kami memastikan seluruh proses pemindahan berjalan sesuai prosedur keamanan yang berlaku. Mulai dari pemeriksaan administrasi, pengawalan selama perjalanan, hingga proses serah terima di Lapas Ambon dilakukan secara cermat untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran kegiatan,” ujar Rifky
Berkat sinergi dan koordinasi yang baik antara petugas Rutan Ambon dan Lapas Ambon, proses pemindahan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Seluruh narapidana yang dipindahkan telah diterima dengan baik oleh pihak Lapas Kelas IIA Ambon untuk selanjutnya mengikuti program pembinaan lanjutan.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIA Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis. Upaya penataan hunian dan optimalisasi pembinaan diharapkan dapat mendukung terciptanya layanan pemasyarakatan yang semakin efektif serta memberikan manfaat bagi proses pembinaan warga binaan ke depan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan
Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas
Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE
Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda
Wujud Sinergi dan Teladan Toleransi, Kalapas Geser Ikuti Pawai Akbar 1 Muharram 1448 H Di Negeri Geser
Tutup Program Magang, Lapas Saumlaki Lepas Peserta dengan Penuh Apresiasi
Pimpin Apel Pagi Pegawai, Kalapas Geser Tegaskan Integritas dan Profesionalisme Demi Mewujudkan Layanan Prima dan Birokrasi Bersih
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:52

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:46

Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:36

Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:20

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:11

Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda

Berita Terbaru