Pengaspalan Dilakukan Saat Base Masih Becek, Masyarakat Desak Audit Proyek Rp3,5 Miliar di Deli Serdang

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id

Deli Serdang – Proyek peningkatan ruas jalan Sp. Pasar Baru–Rumah Kinangkung di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Deli Serdang tahun 2026, menuai sorotan dari masyarakat. Proyek senilai Rp3.511.017.000,00 ini dikerjakan oleh CV. Annisa Graha dan diduga dikerjakan secara asal jadi, dengan pengawasan dari Dinas Sumber Daya Alam Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Deli Serdang dinilai lemah.

Saat awak media melakukan peninjauan lokasi pada Selasa, 1 September 2026, sebagian ruas jalan sudah memasuki tahap pengaspalan. Namun, di lokasi pekerjaan tidak terlihat adanya pengawas dari Dinas SDABMBK yang hadir untuk memantau jalannya pekerjaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat setempat mengemukakan sejumlah keberatan terkait kualitas pekerjaan. Struktur pondasi bawah pada penambahan lebar badan jalan diragukan ketahanannya. Tembok penahan air sepanjang jalan yang dibangun dengan tinggi sekitar 30 centimeter terlihat tidak menggunakan besi pengikat, dan ketebalannya tidak seragam antara bagian bawah maupun atas. Warga menduga hal ini sengaja dilakukan untuk menghemat bahan material.

Berdasarkan keterangan pekerja di lokasi, lebar badan jalan sebelumnya 4 meter ditingkatkan menjadi 5 meter dengan panjang pekerjaan mencapai 1,5 kilometer.

“Selama proses pekerjaan, kami lihat pondasi bawah badan jalan yang lebarnya ditambahi diragukan ketahanannya. Aspalnya juga agak tipis, sebagian pengaspalan yang sudah siap ada yang lembek. Tadi pagi juga kami lihat ada jalan yang sudah di base di depan lahan kami yang sebagian tergenang air dan becek berlumpur langsung diaspal sama pemborong setelah menguras air dan lumpur yang tergenang tanpa menunggu kering dulu,” ungkap seorang warga yang ditemui di lokasi.

Warga juga menyoroti struktur jalan yang melengkung di area depan masjid dan lahan milik warga, sehingga air tidak dapat mengalir optimal melalui parit kecil yang dibuat, dan menyebabkan air tergenang di halaman depan masjid.

Selain itu, pemasangan tembok penahan air di samping badan jalan setinggi sekitar 30 centimeter dibuat tanpa besi pengikat. Bahkan, warga melaporkan adanya bambu atau kayu di dalam cor tembok tersebut, yang memicu protes masyarakat.

“Pemasangan tembok penahan air di samping badan jalan setinggi kurang lebih 30 cm dibuat tanpa menggunakan besi pengikat. Bahkan kemarin sempat ada ribut-ribut di sini karena ada warga yang protes karena di dalam cor tembok itu dibuat bambu atau kayu di dalamnya,” jelas warga yang tidak ingin namanya disebutkan.

Masyarakat berharap Bupati Deli Serdang melalui dinas terkait dapat turun tangan mencari solusi terkait pembuangan air dari jalan ini agar tidak masuk ke halaman masjid. Selain itu, masyarakat meminta pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap proses pengaspalan ini, bahkan mengusulkan agar diturunkan tim ahli atau dilakukan audit agar pekerjaan tidak dikerjakan secara asal jadi.

Terkait keluhan tersebut, Leo Marpaung dari pihak rekanan CV. Annisa Graha menyatakan bahwa proyek yang dilaksanakannya sudah sesuai dengan standar. Ia juga mengaku telah mengerjakan lebih dari yang semestinya.

“Sambungan parit itu sebenarnya bukan pekerjaan kami, tapi karena ada permintaan dari pemerintah desa kami kerjakan,” ujar Leo.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas SDABMBK Deli Serdang dan Kepala Bidang Jalan belum memberikan keterangan atau jawaban ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp.

Facebook Comments Box

Penulis : S Tarigan

Editor : S Tarigan

Sumber Berita: Nando Ginting

Berita Terkait

Galian C di Tandukan Raga Disorot, Pengusaha Klaim Berizin Perlu Diverifikasi
Polsek Patumbak Cek Lokasi Dugaan Judi Dadu Putar di Warung Pak Kulit, Hasil Nihil
Tanah Galian Menggunung di Depan Rumah Warga, Akses dan Kenyamanan Terganggu
Drainase Rp2,5 Miliar di STM Hilir Diduga Tak Sesuai Spesifikasi
Wujud Peduli Pendidikan, Bupati Asri Ludin Salurkan Bantuan ke SDN 101864 Gunung Rintih
Dugaan Judi Tembak Ikan Kembali Beroperasi di Namorambe, Kapolsek Bungkam Saat Dikonfirmasi
Diduga Dicuri, Honda Vario BK 4763 AMR Milik Warga STM Hilir Dibawa Kabur, Warga Diminta Bantu Kenali Pelaku
PEMKAB DELI SERDANG KONSULTASI DENGAN KEMENDAGRI TERKAIT MEKANISME PERUBAHAN KUA-PPAS TA 2026
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:57

Galian C di Tandukan Raga Disorot, Pengusaha Klaim Berizin Perlu Diverifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:48

Polsek Patumbak Cek Lokasi Dugaan Judi Dadu Putar di Warung Pak Kulit, Hasil Nihil

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:55

Tanah Galian Menggunung di Depan Rumah Warga, Akses dan Kenyamanan Terganggu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:15

Drainase Rp2,5 Miliar di STM Hilir Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:58

Wujud Peduli Pendidikan, Bupati Asri Ludin Salurkan Bantuan ke SDN 101864 Gunung Rintih

Berita Terbaru