Garudapost.id-Denpasar/Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali menerima kunjungan Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik (Pusdatin KP) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Tenaga Ahli Menteri, Prof. Yudho Giri Sucahyo, dalam rangka studi lapangan terkait penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan penyusunan pedoman Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI), Selasa (20/10).
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Bali, Dr. Andi Wijaya Rivai. Kegiatan ini bertujuan memperoleh informasi dan gambaran mengenai penerapan serta pengelolaan teknologi informasi di lingkungan pemasyarakatan wilayah Bali sebagai bahan masukan dalam penyusunan pedoman SMKI di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Studi lapangan yang berlangsung pada 19–21 Oktober 2026 ini juga mencakup Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan dan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli. Melalui kegiatan ini, diharapkan diperoleh gambaran mengenai praktik pengelolaan teknologi informasi, termasuk aspek keamanan informasi, yang diterapkan pada satuan kerja pemasyarakatan.
Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Bali, Dr. Andi Wijaya Rivai, menyambut baik pelaksanaan studi lapangan tersebut sebagai langkah mendukung pengembangan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penyusunan pedoman SMKI yang sesuai dengan kebutuhan operasional serta mendorong pengelolaan informasi yang aman, efektif, dan akuntabel di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.


















