Jakarta ||garudapost.id
Setelah resmi mengemban amanah sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, DR Syarpani langsung bergerak memperkuat komitmen organisasi melalui rapat perdana bersama seluruh jajaran pejabat struktural di Ruang PRIMA Lapas Cipinang, Senin (8/6).
Rapat tersebut dilaksanakan setelah prosesi penandatanganan memori serah terima jabatan yang turut disaksikan jajaran struktural Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta. Momentum tersebut menjadi langkah awal penguatan arah kebijakan dan komitmen bersama dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemasyarakatan.
Dalam arahannya, DR Syarpani menegaskan bahwa pemberantasan handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba merupakan komitmen utama yang harus dijalankan seluruh jajaran tanpa kompromi.
“Zero HALINAR adalah harga mati. Tidak boleh ada ruang bagi handphone ilegal, pungli, narkoba, maupun segala bentuk penyimpangan di Lapas Cipinang. Komitmen ini harus dipahami dan dijalankan oleh seluruh jajaran,” tegasnya.
Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan pemenuhan hak Warga Binaan seperti Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), Cuti Mengunjungi Keluarga (CMK), serta layanan pemasyarakatan lainnya agar berjalan transparan dan sesuai ketentuan.
“Pemenuhan hak Warga Binaan harus diberikan secara profesional. Jangan pernah ada pungutan atau transaksi dalam pelayanan. Selama memenuhi syarat sesuai aturan, berikan pelayanan terbaik dengan cepat, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan Lapas Cipinang tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga komitmen seluruh pegawai dalam menjaga marwah institusi dan kepercayaan masyarakat.
Sementara itu, Plh. Kepala Bagian Tata Usaha, Lis Susanti, menyampaikan bahwa seluruh jajaran siap mendukung arahan dan kebijakan Kalapas dalam memperkuat budaya kerja yang profesional dan berintegritas.
“Arahan Bapak Kalapas menjadi penguatan bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga kinerja yang sudah berjalan baik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan. Integritas, kekompakan, dan tanggung jawab bersama menjadi kunci dalam mewujudkan Lapas Cipinang yang semakin baik,” ujar Lis.
Ia menambahkan bahwa perubahan kepemimpinan menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh bidang agar pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan berjalan optimal.
Melalui penguatan komitmen bersama tersebut, Lapas Cipinang terus melangkah menghadirkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan berorientasi pada pelayanan. Semangat Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA menjadi landasan dalam membangun budaya kerja profesional, transparan, serta memberikan pelayanan terbaik bagi Warga Binaan dan masyarakat
Penulis : Ragil
Editor : Red jateng

















