Sambangi Langsung Rumah Warga Lebih Akurat, Data DTKS dan Desil Dinilai Sering Tidak Tepat Sasaran.

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Garudapost.id | Murung raya –  9 April 2026, Menyambangi rumah warga secara langsung dinilai merupakan cara paling akurat untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat yang sebenarnya. Hal ini disampaikan oleh Ketua RT Fadli, yang menilai bahwa data seperti DTKS dan Desil masih banyak yang tidak tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurut saya, pendekatan dengan cara menyambangi rumah warga secara langsung jauh lebih akurat. Data seperti DTKS dan Desil itu banyak yang tidak tepat sasaran,” ujar Ketua RT Fadli.

Ia menegaskan, pihak yang paling paham mengenai kondisi ekonomi dan masalah yang dihadapi warga di lingkungannya bukanlah orang dari pusat maupun Dinas Sosial (Dinsos), melainkan pengurus RT setempat.

“Yang paling paham kondisi ekonomi dan masalah sebenarnya di lingkungan bukanlah orang pusat atau Dinsos, melainkan Ketua RT sendiri. Karena kami yang tinggal di tengah masyarakat, jadi tahu persis siapa yang mampu dan siapa yang kurang mampu,” tegasnya.

Berdasarkan pengalaman yang dirasakan, Ketua RT Fadli mengaku sering menemukan ketimpangan data bantuan dari pusat yang katanya diambil secara online, namun hasilnya sering meleset.

“Saya merasakan sendiri, bantuan dari pusat yang datanya katanya online itu sering salah sasaran. Akhirnya terpaksa saya ajak langsung Lurah keliling ke rumah-rumah warga yang selama ini tidak pernah merasakan bantuan sama sekali,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia berharap adanya keadilan dan pemerataan penyaluran bantuan, terutama bagi warga yang hidupnya masih berada di bawah garis kemiskinan.

“Seharusnya ada pemerataan dan keadilan. Jangan sampai yang mampu dapat terus, sementara yang benar-benar membutuhkan justru tidak pernah tersentuh,” pungkas Ketua RT Fadli.

Tim Liputan Garudapost.id

Editor : Priadi

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh
Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  
Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap
Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga
54 Ribu Hektare Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Terbakar, Relawan Memohon Bantuan Water Bombing kepada Pemerintah
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Ketua DPC GPD Alur Barito Bersama Jajaran PAC Muara Tuhup Gelar Pertemuan 
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:38

Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:06

Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:15

Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:16

Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:53

54 Ribu Hektare Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Terbakar, Relawan Memohon Bantuan Water Bombing kepada Pemerintah

Berita Terbaru