Garudapost.id-Geser/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser secara resmi menyambut kedatangan 16 peserta program Magang Hub di Aula Lapas Geser, Rabu (12/8). Acara penyambutan sekaligus pembekalan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, bersama oleh jajaran pejabat struktural serta admin Magang Hub Lapas Geser.
Kegiatan diawali dengan prosesi penyerahan kartu tanda pengenal (ID card) peserta secara simbolis oleh Kalapas Geser sebagai tanda resmi dimulainya program magang. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi pengarahan dan penguatan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) pemasyarakatan kepada seluruh peserta.
Dalam arahannya, Nober Hasanda, menekankan pentingnya menjaga integritas, kedisiplinan, dan kode etik selama bertugas di lingkungan Lapas. Beliau berharap para peserta Magang Hub dapat memanfaatkan momentum ini untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, memahami dinamika pembinaan warga binaan, serta mampu memberikan kontribusi positif dan inovasi bagi kemajuan organisasi.
“Kami menyambut baik semangat para peserta dan berkomitmen untuk memberikan ruang belajar yang kondusif. Di sini, rekan-rekan tidak hanya belajar mengenai administrasi dan pengamanan, tetapi juga memahami sisi kemanusiaan dalam proses pembinaan warga binaan. Semoga pengalaman selama di sini menjadi bekal berharga untuk karir gemilang di masa depan,” jelas Nober.
Nober juga mendorong para peserta magang untuk bersikap siap dan proaktif dalam mengaktualisasikan inovasi serta gagasan akademik mereka di lingkungan kerja nyata. “Semoga ini menjadi awal menuju masa depan yang lebih cerah. Berikan yang terbaik selama bertugas. Apa yang dipelajari di kampus, jika ada inovasi yang relevan, silakan diaktualisasikan di Lapas Geser,” tutur Nober. Ia juga berharap inovasi yang diakselerasikan oleh para peserta dapat memberikan manfaat bagi organisasi dalam meningkatkan pelayanan, serta dapat terus dijalankan secara konsisten.
Di tempat yang sama, Kepala Urusan Tata Usaha, M. Alhamid, menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademis dan praktik di lapangan. Ia berharap para peserta magang dapat memanfaatkan ruang pembelajaran ini untuk mengasah keahlian teknis maupun soft skills mereka, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan di Lapas Geser.
“Sinergi antara gagasan akademis dan praktik lapangan sangatlah penting. Kami berharap peserta magang dapat memanfaatkan momentum ini sebagai ruang pembelajaran untuk mengasah keahlian teknis maupun soft skills, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Lapas Geser,” ungkap Alhamid.
Sementara itu, salah satu peserta magang, Godfried Heatubun, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat serta bimbingan dari pimpinan dan jajaran pegawai Lapas Geser. “Kesempatan magang ini sangat bermanfaat bagi kami untuk memahami dinamika dunia kerja di lingkup pemasyarakatan secara langsung, sekaligus merealisasikan ilmu yang kami dapatkan di lingkungan akademis dalam mendukung inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan di Lapas Geser,” ungkapnya.
Melalui program magang ini, Lapas Geser berkomitmen mendukung pengembangan potensi lulusan akademis sekaligus meningkatkan efektivitas kinerja organisasi melalui ide-ide segar dan inovatif.

















