

Garudapost.id-Geser/Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menggelar rangkaian Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang melibatkan seluruh warga binaan, petugas, hingga peserta MagangHub, Jum’at (14/8).
Berbagai cabang perlombaan dihadirkan untuk menguji ketangkasan sekaligus mengasah kebersamaan, mulai dari tenis meja ganda, catur, mini gawang, hingga lomba karaoke. Gesekan persaingan sehat di lapangan berpadu dengan kecerian dan semangat peserta lomba, menciptakan gradasi kebersamaan yang unik dan meleburkan batas antara petugas dan warga binaan.
Kasubsi Pembinaan, Junaidi Laisouw, menjelaskan bahwa kegiatan porseni ini dirancang bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana efektif dalam proses pembinaan melelui pendekatan humanis.
“Porseni ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian. Kami ingin menghadirkan ruang ekspresi yang positif bagi warga binaan. Lewat olahraga dan seni, kita tanamkan nilai sportivitas, kerja sama, dan rasa saling menghargai. Ini bukti bahwa pembinaan di Lapas Geser mengedepankan pendekatan yang humanis,” ujar Junaidi Laisouw. Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan peserta MagangHub dalam kepanitiaan memberikan warna baru dan energi positif, sekaligus menjadi sarana transfer nilai-nilai sosial yang baik bagi seluruh peserta.
Antusiasme luar biasa ditunjukkan oleh para peserta, terutama warga binaan. Salah seorang warga binaan JR< mengaku sangat terharu dan bersemangat bisa berpartisipasi aktif dalam perayaan kemerdekaan ke-81 bangsa ini.
“Kami sangat senang dan bersyukur. Meskipun berada di balik jeruji besi, kami tetap bisa merasakan kemeriahan HUT RI. Lewat perlombaan ini, rasa kekeluargaan dengan para petugas sangat terasa. Kami merasa dimanusiakan dan dituntun untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” ungkapnya.
Kemeriahan dan semangat kompetisi ini terus terasa sepanjang rangkaian pertandingan. Tidak hanya warga binaan, para mahasiswa Program MagangHub yang sedang bertugas di Lapas Geser juga turut larut dalam kebersamaan. Salah satu peserta MagangHub, Elena Marpaung, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap atmosfer positif di lingkungan Lapas yang di luar ekspektasinya.
“Awalnya saya membayangkan suasana di dalam Lapas itu kaku dan tegang. Namun, lewat kegiatan Porseni ini, saya melihat langsung betapa hangatnya hubungan antara petugas dan warga binaan. Momen kebersamaan saat dimulainya berbagai lomba benar-benar seru dan berkesan bagi kami,” tutur Elena Marpaung.
Keseruan rangkaian Porseni ini terus mengalir hangat hingga mencapai puncaknya pada acara penutupan seremonial yang dimeriahkan dengan pengumuman para juara.
Kepala Lembaga Geser, Nober Hasanda, secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan Porseni dalam rangka menyambut HUT RI ke-81 ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, baik petugas maupun warga binaan, yang telah berpartisipasi aktif serta sukses menjaga suasana kondusif selama kegiatan berlangsung. Ia juga menegaskan pentingnya momentum kemerdekaan untuk memupuk dan meningkatkan rasa cinta tanah air serta mempererat tali silaturahmi di lingkup internal Lapas.
“Kemerdekaan adalah milik kita bersama, termasuk warga binaan kita di sini. Porseni ini adalah wujud nyata kebersamaan, jiwa gotong royong, dan rasa cinta kita kepada tanah air dan bangsa. Saya berharap pemenang lomba dan hadiah yang didapatkan bukan tujuan utama, melainkan rasa kebersamaan, persaudaraan dan semangat pantang menyerah itulah yang terus kita jaga,” ungkap Nober Hasanda.
Melalui kemeriahan porseni menyemarakkan HUT RI ke-81 ini, Lapas Geser berhasil membuktikan bahwa tembok pembinaan bukanlah penghalang untuk menumbuhkan rasa kebangsaan, kehangatan, dan harapan baru menuju pribadi yang lebih baik.




















