Sekda Toba Hadiri Pencanangan Zona Integritas dan Forum Konsultasi Publik Balai POM di Toba

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAPOST.ID

TOBA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Toba, Paber Napitupulu, menghadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) serta Forum Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Standar Pelayanan Publik Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Toba Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Sapadia Villa Lumban Silintong, Balige, Senin (24/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Pencanangan Zona Integritas juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang berintegritas dan mendorong pelayanan yang semakin terbuka serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Toba Paber Napitupulu menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Toba untuk memperkuat sinergi dengan Balai POM di Toba, khususnya dalam pengawasan obat dan makanan serta peningkatan integritas pelayanan publik.

“Pemerintah Kabupaten Toba siap berkomitmen penuh untuk mendukung dan bersinergi dalam pengawasan obat dan makanan serta penegakan integritas pelayanan birokrasi di wilayah Kabupaten Toba.

Kami siap menjadi mitra strategis Balai POM di Toba dalam pengawasan obat dan makanan sesuai dengan kewenangan masing-masing,” ujar Paber.

Menurutnya, pengawasan obat dan makanan membutuhkan kolaborasi lintas sektor karena berkaitan langsung dengan perlindungan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Sinergi tersebut perlu diwujudkan melalui pertukaran data dan informasi, koordinasi hasil pengawasan, pembinaan terhadap pelaku usaha dan masyarakat, tindak lanjut atas rekomendasi hasil pengawasan, serta edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Paber juga menekankan bahwa pelaksanaan pengawasan harus tetap berpedoman pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Peningkatan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan, sehingga upaya pengawasan dapat berjalan secara terpadu dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

“Tentunya dengan tetap berpedoman kepada Inpres Nomor 3 Tahun 2017 tentang peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan, yang akhirnya bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Balai POM di Toba, M. Sony Mughofir, mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “Penguatan Zona Integritas Menuju Pelayanan Publik yang Prima dan Berintegritas.”

Sony menjelaskan, Balai POM di Toba sebelumnya merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM dengan nomenklatur Loka POM di Kabupaten Toba. Pada 2026, kelembagaan tersebut mengalami transformasi menjadi Balai POM di Toba dengan wilayah pengawasan yang mencakup sembilan kabupaten/kota.

Transformasi kelembagaan tersebut, kata Sony, harus diikuti dengan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui pencanangan pembangunan Zona Integritas sebagai bentuk kesungguhan dalam membangun pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

“Pada prinsipnya, pelayanan publik itu adalah untuk seluruh masyarakat.

Karena itu, seluruh pelayanan yang kami berikan harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Selain pencanangan Zona Integritas, Forum Konsultasi Publik menjadi ruang bagi masyarakat, pemerintah daerah, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memberikan masukan terhadap penyusunan dan penyempurnaan Standar Pelayanan Publik Balai POM di Toba.

Berbagai saran, kritik, dan masukan yang disampaikan dalam forum tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus pengayaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan keterlibatan masyarakat sejak proses penyusunan standar pelayanan, diharapkan tercipta kesamaan pemahaman dan tujuan antara penyelenggara layanan dan penerima manfaat.

Melalui kegiatan ini, Balai POM di Toba dan Pemerintah Kabupaten Toba diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, transparan, akuntabel, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan obat dan makanan di wilayah kerja Balai POM di Toba.

Facebook Comments Box

Penulis : Tomuan.S

Editor : S Tarigan

Sumber Berita: MC TOBA

Berita Terkait

Bupati Toba Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda di Hari Pramuka ke-65
Pemkab Toba Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Souvenir Kain Ulos
Wabup Toba Tinjau Rekonstruksi Jalan Soposurung–Hinalang dan Sibodiala–Gurgur
Gerebek Gubuk Narkoba di Silaen, Polisi Temukan Alat Isap dan Dua Pria Positif Narkotika
Tim Drugs Wolfa Polres Toba Kembali Bekuk Pengedar Narkoba di Habinsaran
Irigasi Diduga Baru Dikerjakan Sudah Retak, PPK Toba Diminta Jangan Tutup Mata
PT BDSN Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Laguboti dan Sigumpar
Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkab Toba Ikuti Program Jaksa Sahabat Pendidik
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

Bupati Toba Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda di Hari Pramuka ke-65

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:56

Pemkab Toba Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Souvenir Kain Ulos

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:27

Wabup Toba Tinjau Rekonstruksi Jalan Soposurung–Hinalang dan Sibodiala–Gurgur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:39

Gerebek Gubuk Narkoba di Silaen, Polisi Temukan Alat Isap dan Dua Pria Positif Narkotika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49

Tim Drugs Wolfa Polres Toba Kembali Bekuk Pengedar Narkoba di Habinsaran

Berita Terbaru