Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Tahap II (Juli s.d September 2026) Kota Palembang

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAPOST.ID PALEMBANG,-Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel-Babel) memastikan penyaluran Program Bantuan Pangan Beras (PBP) untuk periode Juli hingga September 2026 berjalan lancar dan tepat sasaran, dilaksanakan di Ruang Rapat Perum
BULOG Kanwil Sumsel dan Babel Jl. Perintis Kemerdekaan No. 1 Palembang.

“Komitmen ini dibuktikan dengan kesiapan pasokan yang melimpah demi menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat di Bumi Sriwijaya,Berdasarkan Agregat Data PBP Alokasi Bulan Juli – September Tahun 2026, BULOG menggelontorkan total alokasi sebesar 961.987 ton beras untuk wilayah Sumatera Selatan selama tiga bulan ke depan,kamis (20/08/2026).

“yang diwawancarai oleh awak media Selain alokasi utama, BULOG juga menyiagakan PBP Cadangan sebesar 21.473 ton sebagai langkah antisipasi kebutuhan mendesak.Meskipun total alokasi triwulan ini mencatat selisih penurunan sebesar 6.512 ton dibandingkan periode Februari – Maret 2026, BULOG menjamin ketersediaan stok tetap sangat aman untuk memenuhi kebutuhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Palembang Jadi Fokus Utama PenyaluranDistribusi bantuan pangan ini dibagi melalui empat Kantor Cabang (KC) di Sumsel. Wilayah Kanwil Sumsel memegang porsi terbesar dengan total 456.880 ton, di mana Kota Palembang menjadi daerah penerima tertinggi.

“Berikut adalah rincian sebaran alokasi beras PBP di 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan:Wilayah Kanwil Sumsel (Total 456.880 Ton):
-Kota Palembang: 129.334 ton (Alokasi tertinggi se-Sumsel)
-Kabupaten Musi Banyuasin: 96.791 ton
-Kabupaten Banyuasin: 89.050 ton
-Kabupaten Ogan Komering Ilir: 79.458 ton.
-Kabupaten Ogan Ilir: 62.247 ton
-Wilayah KC Lahat (Total 214.827 Ton):

“Menyasar 6 kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Lahat, Kabupaten Empat Lawang, dan Kota Pagar Alam.Wilayah KC Ogan Komering Ulu (Total 162.016 Ton):Kabupaten OKU Selatan: 75.087 tonKabupaten OKU Timur: 47.288 tonKabupaten OKU: 39.641 ton(Serta 1 wilayah kabupaten lainnya)Wilayah KC Lubuklinggau (Total 128.264 Ton):Menyasar wilayah Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), dan Kota Lubuklinggau.

“Jaminan Tepat Waktu dan Tepat SasaranKepala Perum BULOG Kanwil Sumsel dan Babel menegaskan bahwa seluruh jajaran BULOG di lapangan terus bergerak cepat melakukan pengawasan ketat.

“Hal ini dilakukan agar proses distribusi memenuhi prinsip 3T: tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran di 17 kabupaten/kota.”Dengan alokasi hampir 1 juta ton ini, kami berharap ketahanan pangan dan stabilitas harga beras di Sumsel dapat terus terjaga hingga akhir Triwulan III 2026,” tegasnya.

“Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengemban amanah ketahanan pangan nasional, BULOG berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas harga pangan pokok dan menyalurkan program jaring pengaman sosial dari pemerintah.

“Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai jadwal pembagian dan titik lokasi distribusi di wilayahnya, dapat langsung menghubungi Kantor Cabang BULOG terdekat.

Facebook Comments Box

Penulis : Kurnia

Editor : Ahmad

Berita Terkait

pembukaan kadin sumsel expo ke-4 dan ifbex (international franchise & business exchange expo) 2026
pembukaan kadin sumsel expo ke-4 dan ifbex (international franchise & business exchange expo) 2026
Sat Reskrim Polres Ogan Ilir Gagalkan Pengangkutan 4.200 Liter BBM Olahan
Tragedi Berdarah di Ogan Ilir: Lerai Pertikaian, Seorang Ayah Tewas Ditangan Anak Kandung Usai Tusuk Kepala Desa
Oknum Polisi PALI Cuma Dihukum 7 Hari, Keluarga Korban Murka: “Kami Minta Keadilan
Pembukaan Kejuaraan Tinju Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) Sumsel tahun 2026
Pembagian paket sekolah anak Indonesia tahap 1 oleh keluarga besar purna Adhyaksa tahun 2026
permohonaan warga berharap pemerintah kota Lubuklinggau berklapikasi terhadap laporan isi hati seorang keluhan warga pada hak layak menerimah bantuan 
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:42

pembukaan kadin sumsel expo ke-4 dan ifbex (international franchise & business exchange expo) 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:37

pembukaan kadin sumsel expo ke-4 dan ifbex (international franchise & business exchange expo) 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:07

Sat Reskrim Polres Ogan Ilir Gagalkan Pengangkutan 4.200 Liter BBM Olahan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:38

Tragedi Berdarah di Ogan Ilir: Lerai Pertikaian, Seorang Ayah Tewas Ditangan Anak Kandung Usai Tusuk Kepala Desa

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:03

Oknum Polisi PALI Cuma Dihukum 7 Hari, Keluarga Korban Murka: “Kami Minta Keadilan

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:59