garudapost.id-jatim-Banyuwangi – Semangat membangun lembaga yang profesional, berintegritas, dan berpihak kepada masyarakat menjadi landasan utama dalam kegiatan Pengambilan Ikrar Pengurus Yayasan Advokasi & Keadilan Doni Cahaya Persada yang berlangsung di kawasan Umbul Bening, Minggu (5/7/2026).
Momen ini sekaligus menandai secara resmi terbentuknya struktur kepengurusan yayasan. Langkah ini menjadi fondasi awal untuk memperkuat peran lembaga dalam memberikan pendampingan hukum, edukasi, advokasi, serta pelayanan sosial bagi masyarakat luas.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan, dihadiri oleh jajaran Pembina, Penasihat, seluruh pengurus, serta anggota yayasan. Selain pengucapan ikrar pengabdian, acara juga dirangkai dengan pembagian atribut organisasi berupa seragam, Kartu Tanda Pengenal Anggota (KTPA), serta pemaparan arah kebijakan dan rencana program kerja ke depan.
Dalam sambutannya, Dewan Pembina, Drs. Joko Mulyono, M.Pd., menegaskan bahwa keberadaan yayasan harus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat serta menghadirkan rasa keadilan yang nyata dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan warga Banyuwangi.
Sementara itu, Dewan Penasihat, Dr. Ficky Septalinda, S.E., M.M., menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia mengajak seluruh unsur organisasi untuk membangun sinergi yang kuat.
“Keseragaman bukan hanya terlihat dari seragam yang kita kenakan, melainkan juga dari cara berpikir, semangat kebersamaan, dan tujuan yang sama. Mari hadir di tengah masyarakat, bekerja sesuai kemampuan masing-masing, saling menguatkan, dan jadikan yayasan ini sebagai rumah pengabdian yang membawa manfaat nyata bagi warga Banyuwangi,” ujarnya.
Ketua Umum Yayasan Advokasi & Keadilan Doni Cahaya Persada, Doni Pranesta, S.H., C.Neg., menjelaskan bahwa berdirinya lembaga ini merupakan wujud tekad menghadirkan solusi dan perlindungan hukum bagi masyarakat secara profesional.
“Yayasan ini bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan pengabdian. Kami ingin menyediakan akses pendampingan hukum yang mudah dijangkau, menggelar pendidikan dan pelatihan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Semua program akan dijalankan secara terukur, profesional, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia merinci sejumlah program strategis yang akan dikembangkan, meliputi pendampingan hukum, pelatihan ketenagakerjaan, sosialisasi peraturan perundang-undangan, kegiatan investigasi, penguatan kajian hukum, hingga penerbitan dan pembagian identitas resmi bagi seluruh anggota.
Dengan struktur kepengurusan yang telah terbentuk, yayasan berkomitmen menerapkan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Seluruh unsur, mulai dari pembina, penasihat, pengurus inti, kepala bidang, hingga tim kerja diharapkan dapat bersinergi secara maksimal.
Ke depan, Yayasan Advokasi & Keadilan Doni Cahaya Persada ingin menjadi mitra terpercaya masyarakat dalam memperjuangkan hak hukum, meningkatkan kesadaran berperaturan, serta mengembangkan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Lembaga ini juga akan membangun kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan organisasi masyarakat guna mewujudkan keadilan yang berkeadaban.
Mengusung semangat “Mengabdi dengan Integritas, Bergerak untuk Keadilan, dan Hadir untuk Masyarakat”, seluruh jajaran optimistis yayasan ini dapat tumbuh menjadi lembaga yang andal, terpercaya, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan penegakan keadilan di Kabupaten Banyuwangi.
(Heri Pwt)

















