SMAN 2 Torgamba Labusel Gelar Purna Siswa Kelas 12, Sebanyak 132 Siswa-siswi Dinyatakan Lulus

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAPOST.ID | LABUSEL – SMA Negeri 2 torgamba menggelar acara purna siswa kelas 12, yang di laksanakan di halaman komplek SMAN 2 Torgamba jalan lintas sumatera Desa asam jawa kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara, kamis ( 16/4/2026 )

Acara tersebut turut dihadiri oleh kepala sekolah ( KEPSEK ) SMAN 2 Torgamba Jonson manurung S.Pdi, M.Pdi, wakil kepala sekolah bidang kurikulum Muksim Arrusdi Pulungan S.Pdi, pembina OSIS Ahmad Habibi Nasution S.Pdi, Sekretaris komite, seluruh dewan pendidik SMAN 2 Torgamba, dan siswa-siswi, serta tokoh masyarakat H.Abbas siregar S.Ag.

Sebanyak 132 siswa-siswi kelas 12 yang terdiri dari dua jurusan IPA-IPS dinyatakan lulus setelah selesai melaksanakan ujian akhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala sekolah ( KEPSEK ) SMAN 2 Torgamba Jonson Manurung S.Pdi.M.Pdi, dalam kata sambutannya menyampaikan, untuk seluruh anak-anak didik kelas 12 yang purna siswa akan menjadi Alumni di SMAN 2 Torgamba ini agar mengaplikasikan seluruh ilmu yang telah diperoleh dari sekolah ini dimanapun berada.

“Kepada anak-anak didik kami yang mulai hari ini telah purna siswa dan lulus dari sekolah ini agar mengaplikasikan seluruh ilmu yang kamu peroleh dari sekolah ini didalam kehidupanmu sehari-hari” harap kepsek.

“Dimanapun kamu nantinya berada bawalah nama baik sekolah ini, karena kamu telah dididik oleh bapak ibu guru dengan penuh dedikasi” katanya

Bagi anak-anak kami yang telah lulus kami mengharapkan agar kiranya melanjutkan kejenjang perguruan tinggi yaitu kuliyah baik itu ke PTN maupun PTS” sambungnya.

Di akhir kata sambutannya kepsek menyampaikan kepada seluruh siswa-siswi yang purna siswa hari ini agar jangan melupakan guru yang telah mengajar dan memberikan ilmu, dan doa kami selalu menyertai kamu dimanapun kamu akan melanjutkan pendidikan, mohon maaf kalau kami tidak dapat memberikan sesuai yang kamu inginkan karena mungkin itulah kemampuan kami sebagai guru” tutup kepsek.

( Ilham Hsb )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Bupati Labuhanbatu Selatan Kunjungi SMP Negeri 1 Kotapinang
Polres Labuhanbatu Selatan Ringkus Dua Pengedar Sabu Di Sei Kanan, Berawal dari Laporan Dumas Presisi
Gerak Cepat, Unit Reskrim Polsek Kampung Rakyat Amankan Dua Terduga Pengedar Sabu Di Desa Perkebunan Teluk Panji
Polsek Torgamba Salurkan Bantuan Sosial Kepada 10 Lansia Di Desa Aek Batu, Sebagai Bentuk Kepedulian Polri Untuk Masyarakat
Dugaan Mafia BBM Bersubsidi di SPBU Amelia Sei Kanan Menjadi Sorotan Warga, Di Harapkan APH Lakukan Pengawasan
Polres Labusel Ungkap 30 Kasus Narkoba, Amankan 36 Tersangka Dalam Operasi Antik 2026, “Komitmen Penuh Berantas Penyalahgunaan Peredaran Narkotika
Kejari Labusel Tahan Mantan Manajer BOS, Kasus Dugaan Korupsi Plang Sekolah Masuk Tahap Penuntutan
Unit Reskrim Polsek Torgamba Sikat Komplotan “Ninja Sawit”, Tiga Pelaku Diciduk Dalam Dua Pengungkapan Beruntun.
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:05

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Bupati Labuhanbatu Selatan Kunjungi SMP Negeri 1 Kotapinang

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:30

Polres Labuhanbatu Selatan Ringkus Dua Pengedar Sabu Di Sei Kanan, Berawal dari Laporan Dumas Presisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:53

Gerak Cepat, Unit Reskrim Polsek Kampung Rakyat Amankan Dua Terduga Pengedar Sabu Di Desa Perkebunan Teluk Panji

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:31

Polsek Torgamba Salurkan Bantuan Sosial Kepada 10 Lansia Di Desa Aek Batu, Sebagai Bentuk Kepedulian Polri Untuk Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:33

Dugaan Mafia BBM Bersubsidi di SPBU Amelia Sei Kanan Menjadi Sorotan Warga, Di Harapkan APH Lakukan Pengawasan

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:59