Jalan Rusak 8 Tahun Dibiarkan, Warga Desa Tumpapa Indah Pertanyakan Kinerja Pemerintah

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Parigi,GARUDAPOST.ID— Pembiaran jalan rusak selama hampir delapan tahun di Desa Tumpapa Indah, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi, memicu kemarahan warga. Infrastruktur vital tersebut hingga kini tak kunjung mendapat perbaikan, meski kondisinya kian parah dan membahayakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan ini diperoleh dari hasil investigasi Garudapost.id di lapangan, diperkuat dengan keterangan warga dan aparatur desa. Fakta yang mengemuka menunjukkan adanya dugaan kelalaian serius dalam penanganan infrastruktur dasar di wilayah tersebut.

Warga menilai pemerintah daerah seolah tutup mata terhadap kondisi yang mereka alami bertahun-tahun. Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan sosial justru berubah menjadi hambatan yang terus memperburuk kehidupan masyarakat.

“Ini bukan satu atau dua tahun. Sudah hampir delapan tahun dibiarkan rusak. Kami seperti tidak dianggap,” tegas salah satu warga dengan nada kecewa.

Kerusakan jalan yang dipenuhi lubang, berlumpur saat hujan, dan berdebu saat kemarau, tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan.
Kondisi ini dinilai sebagai bentuk nyata kegagalan dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Ironisnya, pihak pemerintah desa mengakui telah mengetahui kondisi tersebut. Namun, pengakuan itu belum diikuti dengan langkah konkret maupun kepastian realisasi perbaikan dari instansi terkait.

Situasi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai komitmen dan prioritas pembangunan pemerintah daerah. Warga mendesak adanya tindakan nyata, bukan sekadar janji, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama bagi kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya kepercayaan publik yang terkikis, tetapi juga mempertegas lemahnya kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat di daerah.

Tim investigasi Garudapost.id menegaskan akan terus mengawal persoalan ini, termasuk menelusuri pihak-pihak yang bertanggung jawab atas mandeknya penanganan jalan tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anak Muda Jadi Target Utama Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu, BPOM Bunyikan Alarm Bahaya
Diduga Belum Kantongi Kejelasan Perizinan, Pembangunan Kandang Ayam di Desa Baturaden Jadi Sorotan Warga
Kampung Benteng Tanjungmekar digegerkan Dengan adanya penemuan Mayat di sungai citarum.
Paturay Tineung SMPN 8 Karawang Barat, Momen Haru dan Penuh Prestasi Lepas Siswa Tahun Ajaran 2025/2026
Ketua TP PKK Majalengka Perkuat Peran Kader Melalui Monev 10 Program Pokok PKK ke 26 Kecamatan dan Penyaluran Bantuan
Lima Pemuda Diamankan Polres Karawang Usai Video Asusila Viral di Media Sosial
Gubernur Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Tenang Hadapi SPMB 2026
Majalengka Raih Opini WTP ke-13 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel.
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:27

Anak Muda Jadi Target Utama Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu, BPOM Bunyikan Alarm Bahaya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:46

Diduga Belum Kantongi Kejelasan Perizinan, Pembangunan Kandang Ayam di Desa Baturaden Jadi Sorotan Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:30

Kampung Benteng Tanjungmekar digegerkan Dengan adanya penemuan Mayat di sungai citarum.

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:46

Paturay Tineung SMPN 8 Karawang Barat, Momen Haru dan Penuh Prestasi Lepas Siswa Tahun Ajaran 2025/2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:28

Ketua TP PKK Majalengka Perkuat Peran Kader Melalui Monev 10 Program Pokok PKK ke 26 Kecamatan dan Penyaluran Bantuan

Berita Terbaru