Garudapost.id-Langgur/Menyemarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual menggelar kegiatan panen raya sayur sawi segar di area sarana asimilasi dan edukasi (SAE), Senin (27/04). Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Tual dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan, Senin (27/04).
Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, memimpin langsung jalannya panen tersebut. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni peringatan hari besar, melainkan refleksi dari transformasi pemasyarakatan yang semakin produktif.
“Panen hari ini adalah bagian dari kado istimewa menyambut HBP ke-62. Kami ingin menunjukkan bahwa di balik jeruji besi, ada kreativitas dan kerja keras yang menghasilkan manfaat nyata bagi ketahanan pangan, selaras dengan program akselerasi yang dicanangkan oleh Kementerian,” ujar Nurchalis Nur di sela-sela memetik hasil sayuran.
Senada dengan Kalapas, Kasi Binadik dan Giatja, Iswan Ternate, menjelaskan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil dari proses pendampingan yang konsisten. Ia menekankan pentingnya aspek edukasi dalam setiap kegiatan pembinaan.
“Setiap sayuran yang dipanen hari ini adalah buah dari pembinaan yang disiplin. Warga binaan tidak hanya diajarkan cara bercocok tanam, tetapi juga bagaimana memiliki rasa tanggung jawab terhadap apa yang mereka kerjakan. Ini adalah modal berharga bagi mereka saat kembali ke masyarakat nanti,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasubsi Kegiatan Kerja (Giatja), Lodwick Laitera, merincikan teknis hasil panen dan rencana distribusi selanjutnya. Ia menyebutkan bahwa varietas sayuran yang dipanen adalah sawi yang dikelola secara organik.
“Hasil panen 27 kg sawi ini akan didistribusikan ke dapur Lapas untuk memperkuat gizi makanan warga binaan melalui program Dapur Sehat. Sebagian lagi akan kami pasarkan ke masyarakat sekitar dan hasilnya akan disetorkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta pemberian premi bagi warga binaan yang terlibat aktif,” jelasnya.
Kegiatan panen raya ini berlangsung meriah dan penuh semangat kekeluargaan. Melalui momentum HBP ke-62, Lapas Tual terus berupaya membuktikan diri sebagai lembaga yang tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga menjadi pusat produktivitas dan pengembangan sumber daya manusia.



















