Garudapost.id jatim-Lumajang.Di tengah-tengah upaya strategis negara mempersiapkan fondasi bagi visi besar Indonesia Emas 2045, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sedyo Rahayu Raya yang berlokasi di Desa tempursari kecamatan Tempursari kabupaten Lumajang hadir bukan sekadar sebagai pelaksana program, melainkan salah satu SPPG percontohan yang layak dijadikan standar nasional. Di bawah kepemimpinan atau owner Imam Safi’i lembaga ini yang masih berjalan 2 bulan membuktikan bahwa pelayanan skala besar dapat berjalan dengan efisien, legal, dan berorientasi pada kesejahteraan,Selasa 05/06/2026
saat ditemui awak media.
Dengan kapasitas pelayanan yang mencapai angka signifikan, yakni 3.055 kuota, seluruh proses operasional berlangsung sangat lancar dan terkendali tanpa hambatan berarti. Keberhasilan ini tidak lepas dari kesiapan administrasi yang matang, di mana kelengkapan dokumen perizinan telah dipenuhi secara utuh dan sesuai regulasi, menjamin keberlangsungan program di atas landasan hukum yang kuat dan sah.
Sebagai lembaga percontohan,yang kebetulan sebagai kepala SPPG Siti Aminah menyampaikan “standar pelayanan di sini ditetapkan sangat tinggi, termasuk dalam hal pengelolaan sumber daya manusia. Sebanyak 47 relawan yang menjadi ujung tombak pelayanan tidak hanya bekerja dengan dedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan perlindungan yang layak melalui kepesertaan BPJS. Langkah ini mencerminkan manajemen yang adil dan berkelanjutan, di mana kesejahteraan tenaga pelaksana menjadi prioritas utama.
Pemenuhan gizi yang optimal adalah investasi paling fundamental dalam pembangunan sumber daya manusia. Apa yang dilakukan oleh SPPG Sedyo Rahayu Raya hari ini adalah bagian tak terpisahkan dari rantai panjang pembangunan menuju Indonesia emas 2045. Generasi yang sehat, cerdas, dan kuat adalah syarat mutlak terwujudnya bangsa yang maju dan mandiri.
Dengan tata kelola yang rapi, legalitas yang bersertifikat resmi serta perhatian pada kesejahteraan SDM, SPPG ini telah menunjukkan standar pelayanan ideal yang patut ditiru. Ini adalah bukti nyata bahwa visi Indonesia Emas bukan sekadar wacana, melainkan realitas yang sedang dibangun dengan kerja keras, disiplin, dan integritas.
Harapan utama dari kepala SPPG Tempursari Siti Aminah pelaku usaha tertarik dan melengkapi persyaratan agar bisa mendukung pemenuhan gizi anak-anak khususnya di kabupaten Lumajang”
pungkasnya.(Gus/Tim).









