GORONTALO, Garudapost.id– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Gorontalo membantah keras isu adanya kader PSI yang hengkang dan bergabung ke Partai Amanat Nasional (PAN).
Isu tersebut mencuat setelah beredar pemberitaan yang menyebut seorang pria bernama Abd Rahman keluar dari PSI dan memilih berlabuh ke PAN. Namun, PSI menegaskan klaim itu tidak berdasar karena yang bersangkutan disebut tidak pernah tercatat sebagai kader resmi partai.
Sekretaris DPD PSI Kabupaten Gorontalo, Ayi All, menilai narasi “kader PSI pindah ke PAN” merupakan informasi menyesatkan yang tidak sesuai fakta administrasi partai.
“Dia bukan kader PSI. Siapa yang bilang dia kader PSI?” tegas Ayi All, Minggu (10/05/2026).
Menurut Ayi, PSI memiliki mekanisme dan aturan keanggotaan yang jelas. Seseorang baru bisa disebut kader apabila telah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) dan terdaftar resmi dalam sistem partai.
“Sampai hari ini yang bersangkutan tidak memiliki KTA PSI. Jadi kalau disebut kader PSI pindah ke PAN, itu jelas keliru. Masuk PSI saja belum pernah, bagaimana mau disebut pindah?” sentilnya.
Ia juga meluruskan isu terkait kehadiran oknum tersebut dalam salah satu agenda PSI beberapa waktu lalu. Menurutnya, kehadiran seseorang di kegiatan partai tidak otomatis menjadikan yang bersangkutan sebagai kader ataupun pengurus resmi.
“Banyak masyarakat atau simpatisan hadir dalam kegiatan partai, itu hal biasa. Tapi status kader ada mekanisme dan administrasinya, bukan sekadar pernah hadir di acara,” ujarnya.
Ayi menegaskan PSI merupakan partai terbuka yang menghormati kebebasan sikap politik setiap warga. Namun demikian, PSI tetap menjunjung disiplin organisasi dan loyalitas kader.
Ia bahkan menyinggung pernyataan Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, terkait sikap partai terhadap kader yang tidak lagi sejalan dengan arah perjuangan PSI.
“Ketua Harian DPP PSI pernah mengatakan, ‘Siapa yang tidak senang silakan keluar dari PSI.’ Tapi dalam kasus ini agak lucu juga, karena masuk sebagai kader saja belum pernah,” tandasnya.
DPD PSI Kabupaten Gorontalo meminta masyarakat tidak mudah percaya pada isu liar yang berpotensi membangun opini keliru terhadap kondisi internal partai. PSI memastikan soliditas dan konsolidasi kader di daerah tetap berjalan kondusif.










