Limboto, GARUDAPOST.ID – Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo, akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival Seni Budaya Jawa Tondano (Jaton) se-Indonesia Timur yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juli 2026.
Kepastian tersebut disampaikan melalui laporan Camat Mootilango kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, dalam pertemuan di rumah dinas bupati, Kamis (16/4). Dalam laporannya, Camat Mootilango, Muliadi Passa, menyampaikan bahwa kesiapan wilayah terus dimatangkan, dengan Desa Sidomukti direncanakan sebagai lokasi utama kegiatan.
“Alhamdulillah, progres persiapan telah mencapai sekitar 60 persen dan terus kami genjot,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum sebagai tuan rumah tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga diharapkan mampu mendorong kebangkitan UMKM lokal. Hal ini mengingat banyaknya peserta dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia Timur yang akan hadir dan menetap di rumah-rumah masyarakat yang berdekatan dengan lokasi kegiatan, sebagaimana telah ditentukan oleh panitia pelaksana.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyambut baik kesiapan tersebut dan menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Gorontalo terhadap pelaksanaan Festival Jaton. Ia menegaskan, kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam pelestarian budaya sekaligus penguatan ekonomi masyarakat.
“Festival ini bukan hanya sebagai wadah pelestarian seni dan budaya, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah serta meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Gorontalo,” ujar Sofyan.
Festival Jaton se-Indonesia Timur akan diikuti oleh berbagai komunitas Jawa Tondano dari sejumlah daerah, dengan menampilkan beragam seni, budaya, serta kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Jaton.
Dengan ditunjuknya Mootilango sebagai tuan rumah pada Juli 2026, diharapkan pelaksanaan festival dapat berjalan sukses serta memberikan dampak positif bagi daerah dan kesejahteraan masyarakat.







