Heledulaa Selatan kota Gorontalo Dikepung Banjir Akibat Hujan Deras, Air Masih Bertahan Hingga Sabtu Malam

Minggu, 17 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id√√ KOTA GORONTALO — Intensitas curah hujan yang sangat tinggi melanda wilayah Kota Gorontalo dan sekitarnya sejak Jumat malam hingga Sabtu (16/5/2026). Akibatnya, sejumlah kawasan pemukiman warga

terendam banjir cukup parah. Salah satu wilayah terdampak yang menjadi sorotan berada di Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota

Gorontalo. Hingga Sabtu menjelang tengah malam, genangan air dilaporkan masih bertahan di beberapa titik lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan warga di lapangan, kronologi datangnya air bermula pada dini hari sekitar pukul 01.00 WITA. Hujan lebat yang turun tanpa henti membuat volume air meningkat drastis dalam waktu singkat. Ditambah lagi dengan buruknya sistem

drainase dan meluapnya saluran air utama di sekitar kawasan tersebut, membuat air dengan cepat meluap ke badan jalan dan mulai memasuki area pemukiman warga secara masif.
​Akses Jalan Terputus, Aktivitas Warga Nyaris Lumpuh

​Memasuki Sabtu pagi hingga siang hari, situasi tidak kunjung membaik. Luapan air keruh setinggi mata kaki hingga lutut orang dewasa terpantau masih menggenangi sejumlah ruas jalan utama di Kelurahan Heledulaa Selatan. Kondisi ini

mengakibatkan akses transportasi roda dua maupun roda empat mengalami hambatan serius, bahkan beberapa kendaraan mogok akibat nekat menerobos banjir.
​Tidak hanya

melumpuhkan fasilitas jalan, air juga merembet masuk ke dalam rumah-rumah warga. Hal ini memaksa masyarakat setempat untuk bahu-membahu menyelamatkan perabotan rumah tangga, dokumen

penting, serta alat-alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi guna meminimalisir kerugian materiil.
​Pemerintah dan Warga Diimbau Waspada Siaga Bahwa Susulan
​Mengingat kondisi cuaca di wilayah Provinsi Gorontalo yang masih fluktuatif dan berpotensi kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,

masyarakat diimbau untuk tetap berada dalam status waspada siaga. Ancaman adanya banjir susulan yang lebih besar masih berpotensi terjadi sewaktu-waktu.

​Pihak terkait dan tokoh masyarakat setempat mengeluarkan maklumat darurat agar warga memperhatikan aspek keselamatan utama, di antaranya:
​Keamanan Instalasi Listrik: Warga diminta segera mematikan meteran listrik (MCB) utama jika genangan air di dalam rumah sudah mulai menyentuh stop kontak untuk

menghindari bahaya korsleting arus pendek yang fatal.
​Evakuasi Mandiri Kelompok Rentan: Mengutamakan keselamatan balita, anak-anak, serta lansia untuk dipindahkan ke ruangan atau tempat yang lebih aman dan kering.

​Komunikasi Antar-warga: Mengaktifkan sistem ronda malam atau komunikasi berbasis komunitas untuk memantau pergerakan debit air secara berkala.
​Pantauan Kondisi Terkini Malam Ini
​Memasuki waktu malam, situasi di Kelurahan Heledulaa Selatan masih terpantau mencekam. Melalui dokumentasi foto terkini yang diambil di lokasi pada pukul 22.30 WITA malam ini, genangan air terlihat masih

merendam jalanan dan halaman rumah warga, meskipun tren kenaikan air mulai melandai secara statis.
​Warga memilih untuk tetap terjaga di teras rumah masing-masing, saling memantau perkembangan cuaca di langit Gorontalo. Harapan besar

digantungkan agar hujan tidak kembali turun malam ini, sehingga debit air dapat segera surut sepenuhnya pada esok hari.
​Mari kita bersama-sama saling menguatkan,

menjaga solidaritas antar-tetangga, dan terus memantau informasi resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Semoga kondisi di Kelurahan Heledulaa Selatan segera membaik, aktivitas kembali kondusif,

Penulisi:zulkipli Uno
Sumber:ilyas Katili

Facebook Comments Box

Berita Terkait

UMGO Teguhkan Peran sebagai Kawah Candradimuka SDM Unggul Menuju Indonesia Emas
Pentadio Resort Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Hydrotherapy
Gubernur Gusnar Paparkan Perputaran Uang Selama PENAS XVII Melebihi Rp22 Miliar
Menelusuri Nasib Eks Kantor BKD dan Badan Diklat Gorontalo di Puncak Bukit Botu
Refleksi Pasca-PENAS XVII: Di Balik Klaim Jasa, Ada Sosok Ti Papa yang Menyatukan Gorontalo
Prof Nelson Usulkan Kawasan PENAS Jadi Agrowisata dan Pusat Edukasi Pertanian
Pertanian yang modern dan produktif menjadi modal penting menuju swasembada pangan
Prabowo Subianto Tegaskan Swasembada Pangan sebagai Fondasi Kedaulatan Bangsa di Puncak PENAS XVII Gorontalo
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:19

UMGO Teguhkan Peran sebagai Kawah Candradimuka SDM Unggul Menuju Indonesia Emas

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:14

Pentadio Resort Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Hydrotherapy

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:49

Gubernur Gusnar Paparkan Perputaran Uang Selama PENAS XVII Melebihi Rp22 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:13

Menelusuri Nasib Eks Kantor BKD dan Badan Diklat Gorontalo di Puncak Bukit Botu

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:10

Refleksi Pasca-PENAS XVII: Di Balik Klaim Jasa, Ada Sosok Ti Papa yang Menyatukan Gorontalo

Berita Terbaru