​Tanggul Sungai Panipi Jebol, Belasan Rumah di Gorontalo Terendam Banjir

Minggu, 17 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id√√ GORONTALO — Sabtu 16/5/2026 Mei Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Gorontalo memicu luapan air hingga menjebol tanggul Sungai Panipi. Akibatnya, belasan rumah warga di Desa Barakati, Kecamatan Batudaa, terendam banjir pada Jumat (15/5/2026) sore.

​Berdasarkan laporan kronologi kejadian, hujan mulai turun di wilayah tersebut sejak pukul 14.00 WITA. Selang satu jam kemudian, tepatnya pada pukul 15.15 WITA, debit air Sungai Panipi meningkat tajam hingga menyebabkan tanggul sungai tidak mampu menahan beban air dan akhirnya jebol. Air luapan sungai dengan cepat merambat dan menggenangi permukiman penduduk.

​Dampak dan Kerugian
​Badan penanggulangan setempat melaporkan ketinggian air di lokasi pemukiman sempat mencapai sekitar 60 cm. Banjir ini memberikan dampak langsung kepada warga dengan rincian sebagai berikut:
​Rumah terendam: 14 unit rumah warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Warga terdampak: 16 Kepala Keluarga (KK) dengan total 45 jiwa.
​Beruntung, tidak ada laporan mengenai adanya fasilitas pemerintah maupun fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat peristiwa ini.
​Kondisi Terkini

​Memasuki malam hari, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan sudah mulai kondusif. Genangan air yang sempat merendam rumah-rumah warga dipastikan telah surut sepenuhnya. Saat ini warga bersama petugas mulai membersihkan sisa-sisa material lumpur yang terbawa oleh arus banjir.

  1. Penulis:zulkipli Uno
    Sumber:kaka Ramang
Facebook Comments Box

Berita Terkait

UMGO Teguhkan Peran sebagai Kawah Candradimuka SDM Unggul Menuju Indonesia Emas
Pentadio Resort Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Hydrotherapy
Gubernur Gusnar Paparkan Perputaran Uang Selama PENAS XVII Melebihi Rp22 Miliar
Menelusuri Nasib Eks Kantor BKD dan Badan Diklat Gorontalo di Puncak Bukit Botu
Refleksi Pasca-PENAS XVII: Di Balik Klaim Jasa, Ada Sosok Ti Papa yang Menyatukan Gorontalo
Prof Nelson Usulkan Kawasan PENAS Jadi Agrowisata dan Pusat Edukasi Pertanian
Pertanian yang modern dan produktif menjadi modal penting menuju swasembada pangan
Prabowo Subianto Tegaskan Swasembada Pangan sebagai Fondasi Kedaulatan Bangsa di Puncak PENAS XVII Gorontalo
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:19

UMGO Teguhkan Peran sebagai Kawah Candradimuka SDM Unggul Menuju Indonesia Emas

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:14

Pentadio Resort Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Hydrotherapy

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:49

Gubernur Gusnar Paparkan Perputaran Uang Selama PENAS XVII Melebihi Rp22 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:13

Menelusuri Nasib Eks Kantor BKD dan Badan Diklat Gorontalo di Puncak Bukit Botu

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:10

Refleksi Pasca-PENAS XVII: Di Balik Klaim Jasa, Ada Sosok Ti Papa yang Menyatukan Gorontalo

Berita Terbaru