Garudapost.id√√ BONE BOLANGO – Suasana tenang di Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, mendadak berubah mencekam pada Jumat malam (29/5/2026). Warga setempat, khususnya kaum perempuan, dilanda rasa waswas setelah seorang pria misterius nekat melakukan aksi asusila dengan mengintip seorang wanita yang sedang mandi.
Pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut memanfaatkan minimnya penerangan untuk menyusup ke area privat korban. Aksi bejat ini memicu kecaman keras masyarakat dan menuntut peningkatan keamanan lingkungan secara segera.
Kronologi: Memanjat Dinding Demi Mengintip
Peristiwa bermula ketika korban, inisial NR, sedang berada di dalam kamar mandi rumahnya selepas beraktivitas seharian. Sekitar pukul 20.30 WITA, suasana di sekitar kediaman korban tergolong sepi. Namun, tanpa disadari, bahaya tengah mengintai dari luar dinding rumah.
Memanfaatkan celah ventilasi atau bagian atas bangunan yang terbuka, pelaku secara diam-diam mendekati area belakang rumah. Dengan gerakan lihai, pria tersebut memanjat pondasi beton kamar mandi yang cukup tinggi untuk melancarkan aksinya.
Detik-Detik Korban Sadar Ada Bayangan Asing
Aksi pelaku yang mengira situasi aman akhirnya gagal total. Saat sedang membersihkan diri, NR merasakan kejanggalan. Semburat cahaya dari dalam kamar mandi tiba-tiba terhalang oleh bayangan hitam besar di bagian atas dinding.
“Awalnya saya merasa ada gelagat aneh. Saat saya pastikan, ternyata ada wajah orang asing yang sedang mengintip dari atas,” ungkap NR yang masih terlihat syok saat dimintai keterangan, Sabtu (30/5/2026).
Menyadari privasinya dilanggar, NR langsung panik. Tanpa berpikir panjang, ia berteriak histeris meminta pertolongan sekeras-kerasnya. Teriakan melengking itu seketika memecah kesunyian malam dan menarik perhatian warga sekitar.
Pelaku Panik, Kabur Sambil Meninggalkan Sandal
Mendengar jeritan korban, pelaku langsung panik. Sadar posisinya ketahuan dan massa warga berpotensi segera datang, ia bergegas turun dengan terburu-buru. Pelaku mengambil langkah seribu, berlari kencang membelah kegelapan menuju area perkebunan warga sebelum sempat dikepung.
Meski berhasil lolos, kepanikan membuat pelaku melakukan kecerobohan fatal. Saat melompat turun dari pondasi, sepasang sandal jepit berwarna hitam miliknya terlepas dan tertinggal di lokasi kejadian perkara (TKP).
Warga yang melakukan penyisiran usai kejadian menemukan sandal tersebut tergeletak tepat di bawah dinding kamar mandi. Diduga kuat, pelaku kabur dalam keadaan bertelanjang kaki karena saking paniknya.
Sandal Jadi Kunci Penyelidikan
Kini, sepasang sandal jepit hitam berukuran pria dewasa tersebut telah diamankan oleh tokoh masyarakat dan menjadi barang bukti kunci. Jejak fisik ini diharapkan dapat mempermudah proses identifikasi pelaku, baik melalui ciri khas sandal maupun pelacakan jejak kaki di area perkebunan sekitarnya.
Tokoh masyarakat setempat menegaskan bahwa kasus ini harus diusut tuntas. “Ini bukan sekadar gangguan biasa, tapi pelanggaran serius terhadap rasa aman warga, terutama perempuan. Kami berharap pihak berwenang segera bertindak berdasarkan barang bukti yang ada,” ujar salah satu tokoh masyarakat.
Imbas dari kejadian ini, warga diimbau untuk segera memperbaiki instalasi penerangan di area belakang rumah dan menutup celah ventilasi yang terlalu longgar guna mencegah aksi serupa terulang kembali.
Penulis: Zulkipli Uno
Editor: Redaksi

























