Maknai 2 Korintus 5:17, Warga Binaan Kristen Lapas Piru Didorong Perbaiki Diri

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Piru/Seluruh Warga Binaan Kristen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru mengikuti kegiatan pembinaan kerohanian yang diselenggarakan bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Barat (Kemenag SBB), Selasa (2/6), di Gereja Ebenhaezer Lapas Piru.

Melalui materi pembacaan dan pemaknaan Alkitab dari 2 Korintus 5:17 tentang kehidupan baru dalam Kristus yang disampaikan, Warga Binaan diajak memahami bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk meninggalkan kesalahan masa lalu dan memperbaiki diri. Pesan dari materi ini menekankan bahwa seseorang yang hidup di dalam Kristus adalah ciptaan baru, sehingga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk menjalani masa pembinaan dengan sikap yang lebih positif dan penuh harapan.

Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Wikrama Jaya, mengatakan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu sarana penting dalam membentuk karakter Warga Binaan. “Kegiatan ini membantu Warga Binaan merefleksikan diri dan membangun komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan Kemenag SBB, Riona Penska Aliputty, menyampaikan bahwa Firman Tuhan mengajarkan setiap orang untuk tidak terjebak pada masa lalu. “Selalu ada kesempatan untuk berubah dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik ketika kita memiliki iman dan kemauan untuk memperbaiki diri,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Piru, Hery Kusbandono, menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual Warga Binaan. “Kami terus mendorong berbagai program pembinaan agar Warga Binaan memiliki bekal moral dan karakter yang baik saat kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu Warga Binaan berinisial “C” mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Saya semakin termotivasi untuk meninggalkan kebiasaan lama dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya,” pungkasnya.

Dengan bekal spiritual yang kuat, Warga Binaan diharapkan mampu menjalani proses pembinaan dengan baik dan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih bertanggung jawab, produktif, dan bermanfaat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan
Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas
Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE
Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda
Wujud Sinergi dan Teladan Toleransi, Kalapas Geser Ikuti Pawai Akbar 1 Muharram 1448 H Di Negeri Geser
Tutup Program Magang, Lapas Saumlaki Lepas Peserta dengan Penuh Apresiasi
Penataan Hunian dan Pembinaan Jadi Fokus, Rutan Ambon Pindahkan 5 Narapidana ke Lapas Ambon
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:52

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:46

Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:36

Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:20

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:11

Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda

Berita Terbaru