MANOKWARI, Garudapost.id – Koorwil Dogiyai sukses menyelenggarakan rangkaian agenda organisasi yang meliputi pemaparan visi dan misi, debat kandidat, serta pemilihan Badan Pengurus (BP) periode 2026/2027.
Kegiatan berlangsung pada Senin (8/6/2026) di Asrama Mahasiswa Dogiyai, Manokwari, dalam suasana demokratis dan penuh semangat kebersamaan yang di hadiri pembina, dewan penasehat organisasi (DPO), serta puluhan mahasiswa Dogiyai.
Kegiatan dipandu oleh Beatus Iyai dan diawali dengan pembukaan resmi, menyanyikan lagu “Tanah Papua” yang dipimpin oleh Sapensila Anouw, serta sesi pembekalan kepemimpinan dan penguatan kapasitas organisasi bagi seluruh peserta.
Sebelum memasuki tahapan pemilihan, peserta menerima materi tentang organisasi dan kepemimpinan. Raimondus Iyai membawakan materi mengenai fungsi dan peran badan pengurus organisasi, yang menekankan pentingnya organisasi sebagai wadah pengkaderan generasi muda yang kritis, kreatif, dan adaptif menghadapi tantangan zaman.
Sementara itu, Edison Iyai menyampaikan materi tentang kepemimpinan dalam organisasi. Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin harus mampu memengaruhi, mengarahkan, dan menggerakkan anggota organisasi untuk mencapai tujuan bersama.
Pada tahapan pemilihan yang dikawal oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) internal yang dibentuk oleh Badan Formatur, dua pasangan calon bersaing memperebutkan kepercayaan anggota.
Pasangan nomor urut 01, Frans Semu dan Obet Dogomo, berhadapan dengan pasangan nomor urut 02, Antonius Tagi dan Jun Armando Woge.
Dari total 41 pemilih yang menggunakan hak suara, pasangan Antonius Tagi dan Jun Armando Woge berhasil meraih 23 suara, sedangkan pasangan Frans Semu dan Obet Dogomo memperoleh 18 suara.
Dengan hasil tersebut, Antonius Tagi dan Jun Armando Woge resmi terpilih sebagai Badan Pengurus Koorwil Dogiyai periode 2026/2027.
Menanggapi hasil pemilihan, Senior Koorwil Dogiyai, Raimondus Iyai, menegaskan pentingnya pengkaderan sebagai fondasi utama organisasi mahasiswa.
“Pengkaderan di lingkungan mahasiswa sangat krusial. Saya meminta pengurus lama segera menyelesaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), sementara pengurus baru harus segera menyusun program kerja yang konkret dan bermanfaat bagi anggota,” tegasnya.
Dewan Penasehat Organisasi (DPO), Apnirl Kegiye, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya proses demokrasi organisasi yang berjalan aman dan lancar. Ia mengajak seluruh anggota untuk bersatu dan mendukung kepengurusan yang baru demi kemajuan organisasi.
Dalam sambutan perdananya, Antonius Tagi dan Jun Armando Woge menyampaikan komitmen untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta merealisasikan visi dan misi yang telah disampaikan kepada anggota.
“Kami siap bekerja keras, berpikir kritis, dan membangun organisasi yang lebih baik demi kepentingan seluruh mahasiswa Dogiyai di Manokwari,” ujar Antonius Tagi mewakili pengurus terpilih.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 21.00 WIT tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan menyanyikan lagu “Tanah Papua” sebagai simbol persatuan, solidaritas, dan komitmen bersama dalam membangun organisasi mahasiswa Dogiyai yang lebih maju dan berdaya saing.(*)















