Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Bandanaira/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali torehkan hasil positif dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Melalui pemanfaatan lahan pertanian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Lapas Bandanaira berhasil memanen 30 ikat kacang panjang segar dan berkualitas yang dibudidayakan oleh Warga Binaan, Rabu (17/6).

‎Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian di Lahan SAE merupakan salah satu bentuk pembinaan yang memberikan manfaat ganda, yakni mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan.

‎”Panen 30 ikat kacang panjang ini menunjukkan bahwa semangat dan kerja keras Warga Binaan dalam mengikuti program pembinaan membuahkan hasil yang positif. Kami akan terus mengoptimalkan pemanfaatan Lahan SAE sebagai sarana pembelajaran, pemberdayaan, dan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, Samad menjelaskan bahwa seluruh proses budidaya dilakukan oleh Warga Binaan di bawah pendampingan petugas, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Melalui kegiatan tersebut, Warga Binaan memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis di bidang pertanian yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

‎Salah seorang Warga Binaan, Topan, mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan selama terlibat dalam pengelolaan lahan.

‎”Saya sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan pertanian di lahan SAE. Dari sini saya belajar cara menanam, merawat tanaman, hingga memanen hasilnya. Kegiatan ini membuat saya lebih percaya diri karena memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti,” ungkapnya.

‎Dengan optimalisasi Lahan SAE, Lapas Bandanaira berharap dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan program ketahanan pangan sekaligus menciptakan program pembinaan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan
Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas
Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda
Wujud Sinergi dan Teladan Toleransi, Kalapas Geser Ikuti Pawai Akbar 1 Muharram 1448 H Di Negeri Geser
Tutup Program Magang, Lapas Saumlaki Lepas Peserta dengan Penuh Apresiasi
Penataan Hunian dan Pembinaan Jadi Fokus, Rutan Ambon Pindahkan 5 Narapidana ke Lapas Ambon
Pimpin Apel Pagi Pegawai, Kalapas Geser Tegaskan Integritas dan Profesionalisme Demi Mewujudkan Layanan Prima dan Birokrasi Bersih
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:52

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:46

Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:36

Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:20

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:11

Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda

Berita Terbaru