Juru parkir lansia di Brebes , gagalkan pencurian Rp3. 6mikyar , hanya dapt imbahan Rp 100 ribu

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes – Jateng  || garudapost. Id

Brebes – Kusriyati (65), seorang juru parkir lansia di Jalan Ahmad Yani Brebes, berhasil menggagalkan aksi pencurian uang nasabah senilai Rp 3,6 miliar bermodus pecah kaca pada Senin (15/6/2026) sore lewat teriakan lantangnya.

Sore itu, suasana di kawasan perbankan Jalan Ahmad Yani, Brebes, mendadak mencekam. Kusriyati, perempuan yang sehari-hari mengatur kendaraan dan menjual minuman, melihat sebuah Pajero Sport didekati orang asing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak butuh waktu lama, bunyi kaca pecah terdengar. Secepat kilat, pelaku menyambar bungkusan plastik dari dalam mobil.

Naluri Kusriyati bekerja lebih cepat dari rasa takutnya. Dia berteriak sekuat tenaga.

“Saya melihat ada orang memecah kaca mobil, lalu mengambil bungkusan plastik dari dalam mobil. Saya langsung teriak, pencuri… pencuri…!” kenang Kusriyati saat ditemui di sela kerjanya, Rabu (17/6).

Teriakan itu membelah keramaian. Pelaku yang panik mencoba melompat ke motor rekannya yang sudah bersiap tancap gas. Namun, usaha pelarian itu berantakan.

Pembonceng motor sempat terseret beberapa meter di aspal demi mempertahankan bungkusan plastik berisi uang tersebut.

Akibat guncangan dan kepanikan, sebagian uang miliaran rupiah itu sempat tercecer di jalanan sebelum akhirnya pelaku kabur melawan arus ke arah barat.

Kusriyati bukan sekadar penjaga parkir. Ibu lima anak ini adalah pejuang hidup yang sudah lama menjanda setelah suaminya, Darpin, wafat.

Di petak kecil seberang kantor bank itu, dia menyambung hidup dengan peluit dan dagangan minuman ringannya.

Nyatanya, nyali besar Kusriyati yang menyelamatkan Rp 3,6 miliar hanya dihargai dengan selembar uang seratus ribu rupiah.

Uang ‘terima kasih’ itu diberikan oleh pemilik dana, Kliwon Alwawan. Namun, nominal yang tak sebanding dengan risiko nyawa itu pun tak dinikmatinya sendiri.

Kusriyati membagi rata uang tersebut kepada dua rekan parkir dan seorang tukang ojek di lokasi.

“Dikasih Rp 100 ribu sama yang punya uang. Terus dibagi empat, saya, kanca parkir dua orang, sama tukang ojek. Dapat Rp 25 ribuan,” tuturnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Red jateng

Editor : Red jateng

Berita Terkait

Jaga Keamanan Ibadah Masyarakat agar Berjalan Khidmat, Polsek Kerambitan Amankan Ibadah Missa Mingguan Jemaat Suluh Kasih
Kapolres Tabanan Pimpin Gladi Ziarah Hari Bhayangkara ke-80, Matangkan Persiapan Penghormatan kepada Pahlawan
Motor diangkut petugas dishub saat ambil pesanan, tangisan ojol pun pecah
Jaga Kondusivitas Wilayah, Polsek Bebandem Gelar Blue Light Patrol Sasar Objek Vital dan Pemukiman
Hujan Gerimis Bukan Halangan, Polsek Bebandem Gelar Patroli KRYD Barcode Guna Pastikan Keamanan Objek Vital
Blue Light Patrol Polsek Pupuan, Hadir Menjaga Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif di Malam Hari
Hadir di Simpang Pasar Pupuan, Personel Polsek Pupuan Wujudkan Kamseltibcarlantas yang Aman dan Kondusif
Geger! Keributan Sesama Keluarga di Denbantas, Polsek Tabanan Gerak Cepat Amankan Situasi Lewat Call Center 110
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:40

Jaga Keamanan Ibadah Masyarakat agar Berjalan Khidmat, Polsek Kerambitan Amankan Ibadah Missa Mingguan Jemaat Suluh Kasih

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:14

Motor diangkut petugas dishub saat ambil pesanan, tangisan ojol pun pecah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polsek Bebandem Gelar Blue Light Patrol Sasar Objek Vital dan Pemukiman

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:33

Hujan Gerimis Bukan Halangan, Polsek Bebandem Gelar Patroli KRYD Barcode Guna Pastikan Keamanan Objek Vital

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:17

Blue Light Patrol Polsek Pupuan, Hadir Menjaga Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif di Malam Hari

Berita Terbaru