18 Titik Gerai Koperasi Merah Putih di Jayawijaya Diukur, 3 Mulai Dibangun 

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

WAMENA, Garudapost.id– Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja terus mendorong percepatan pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih. Dari 18 titik yang telah dilakukan pengukuran, tiga gerai saat ini mulai memasuki tahap pembangunan, sementara 15 titik lainnya masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Jayawijaya, Liberius Mabel, S.Sos, mengatakan pembangunan gerai koperasi diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan usaha anggota koperasi.

Hal tersebut disampaikan Liberius kepada wartawan di kawasan Jalan Jebewebas, Wamena, Kamis (23/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Koperasi Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai tempat penjualan kebutuhan pokok, tetapi juga dapat menjadi wadah pemasaran hasil pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, hingga usaha UMKM masyarakat.

“Kami berharap koperasi ini benar-benar hidup dan memberikan manfaat bagi anggota. Hasil pertanian dan berbagai produk masyarakat dapat dipasarkan melalui koperasi,” ujar Liberius.

Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama terkait pemahaman pengurus dan anggota mengenai fungsi serta pengelolaan koperasi. Karena itu, pemerintah daerah berencana melakukan sosialisasi dan pendampingan secara bertahap.

“Kami akan melakukan sosialisasi dan evaluasi untuk meningkatkan pemahaman pengurus dan anggota, termasuk pendampingan administrasi, promosi, serta pemasaran,” katanya.

Liberius juga mendorong kolaborasi lintas sektor. Dinas Pertanian, Perikanan, Pariwisata, serta OPD teknis lainnya diharapkan memberikan pendampingan sesuai tugas dan fungsi masing-masing untuk memperkuat koperasi dan UMKM.

Selain koperasi, Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja juga mendorong pengembangan produk lokal seperti kerajinan noken dan komoditas kopi.

Inovasi produk seperti Noken Pelangi dan Noken Cenderawasih dinilai menjadi langkah positif dalam meningkatkan daya saing UMKM Jayawijaya.

“Kami ingin pelaku UMKM, petani, peternak, dan kelompok perikanan terus berkembang. Dengan produksi yang konsisten dan dalam jumlah besar, produk lokal Jayawijaya dapat dipromosikan dan bersaing dengan daerah lain,” pungkasnya.(*)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Darurat Asap dan Kesehatan, Aktivis Desak Pemprov Papua Pegunungan Bentuk Satgas Kebakaran Hutan
Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target
Wisuda 20030 Mahasiswa, Rektor UNAIM Yapis Wamena Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja
UNAIM Yapis Wamena Wisuda 20030 Lulusan, Dorong SDM Papua Pegunungan Berakar pada Budaya
PMKRI Jayawijaya Salurkan Bantuan dan Soroti Kekurangan Fasilitas Panti Asuhan
AMPTPI Jayawijaya Soroti New York Agreement dan Dinamika Papua dalam Aksi KNPB
Konsolidasi Kaum Muda Lanny Jaya Dorong Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Embun Pegunungan Papua Gelar Konsolidasi Kaum Muda Dukung Perda PPMHA di Lanny Jaya
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:43

Darurat Asap dan Kesehatan, Aktivis Desak Pemprov Papua Pegunungan Bentuk Satgas Kebakaran Hutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22

Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:31

Wisuda 20030 Mahasiswa, Rektor UNAIM Yapis Wamena Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:17

UNAIM Yapis Wamena Wisuda 20030 Lulusan, Dorong SDM Papua Pegunungan Berakar pada Budaya

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:56

PMKRI Jayawijaya Salurkan Bantuan dan Soroti Kekurangan Fasilitas Panti Asuhan

Berita Terbaru