GORONTALO.garudapost.id – Wakil Bupati Gorontalo H. Tonny S. Junus secara resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Formasi Umum, lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), serta Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Tahun 2026. Penutupan berlangsung di BKPSDM Provinsi Gorontalo, Kamis (30/7).
Dalam sambutannya, Wabup Tonny S. Junus mengapresiasi BKPSDM Kabupaten Gorontalo, para widyaiswara, narasumber, mentor, coach, dan panitia yang telah menyukseskan seluruh rangkaian pelatihan.
Ia menegaskan bahwa Latsar bukan sekadar syarat administratif menjadi ASN, tetapi menjadi fondasi dalam membentuk aparatur yang profesional, berintegritas, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.
“Jagalah integritas, disiplin, etika, dan loyalitas kepada bangsa dan negara. Jadikan nilai-nilai BerAKHLAK sebagai budaya kerja serta terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pesan Tonny.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Gorontalo, Jufri Damima, melaporkan Latsar diikuti 74 peserta yang terdiri atas 14 peserta Golongan II dan 60 peserta Golongan III, berasal dari formasi Pemerintah Kabupaten Gorontalo, lulusan STTD, dan IPDN yang terbagi dalam dua angkatan.
Pelatihan dilaksanakan secara on campus dan off campus sesuai ketentuan Lembaga Administrasi Negara (LAN), dengan materi yang menitikberatkan pada pembentukan karakter ASN, penguatan nilai dasar BerAKHLAK, bela negara, serta kompetensi teknis sesuai bidang tugas.
Di tempat yang sama, Kabid Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Kabupaten Gorontalo, Rosdiana Kadili, menjelaskan tujuan Latsar adalah mengembangkan kompetensi CPNS secara terintegrasi guna membangun integritas moral, kejujuran, semangat nasionalisme, karakter unggul, tanggung jawab, dan profesionalisme.
Rosdiana menyebut seluruh peserta dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dan Memuaskan. Selain itu, pelatihan juga melahirkan 74 inovasi yang terdiri atas 38 inovasi digitalisasi layanan berupa aplikasi monitoring kegiatan dan pelayanan administrasi berbasis daring, serta 36 inovasi efisiensi kerja melalui penyederhanaan alur data dan proses birokrasi.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, peserta Latsar turut menyerahkan donasi sebesar Rp4 juta untuk pembangunan Masjid Umar bin Abdul Aziz di lingkungan BKPSDM Provinsi Gorontalo.
Melalui Latsar ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap para CPNS mampu mengimplementasikan nilai-nilai BerAKHLAK, terus berinovasi, serta menjadi ASN yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat

















