Pemkab Gorontalo Bentuk Pokja ProKlim, Tiga Desa Jadi Percontohan

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LIMBOTO, garudapost.id– Pemerintah Kabupaten Gorontalo membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Program Kampung Iklim (ProKlim). Wadah ini untuk memperkuat aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat desa. Ada tiga desa, yakni limehu Timur, Talumelito, dan Buhu, ditetapkan sebagai desa percontohan.

Mengapresiasi pembentukan ProKlim di daerah ini, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengatakan perubahan iklim telah menjadi tantangan yang dirasakan masyarakat sehingga penanganannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, ProKlim menjadi instrumen untuk membangun desa yang tangguh sekaligus menjaga kualitas lingkungan hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini tidak bisa dijalankan sendiri. Seluruh OPD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perguruan tinggi, dan masyarakat harus bergerak bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” kata Sofyan saat membuka pembentukan Pokja ProKlim, Sabtu (18/7), di meeting room Lu’as Resto, Limboto.

Pembentukan Pokja menjadi bagian dari penguatan Program Kampung Iklim yang telah berjalan di Kabupaten Gorontalo sejak 2022.

Selain mendorong aksi pelestarian lingkungan, pemerintah daerah ini juga mengembangkan kemitraan melalui program kredit karbon serta budidaya nilam sebagai upaya menghubungkan perlindungan lingkungan dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Kabupaten Gorontalo, Anita Hippy, mengatakan, hingga kini terdapat 38 desa yang masuk dalam pengembangan ProKlim. Tiga desa percontohan akan mendapat pendampingan selama dua tahun melalui dukungan Program REDD+ Green Climate Fund.

Anita berharap desa percontohan mampu menjadi model bagi pengembangan Program Kampung Iklim di wilayah lain sehingga semakin banyak desa di Kabupaten Gorontalo yang menerapkan aksi nyata menghadapi perubahan iklim.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PGRI Cabang Tolangohula Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan KTA Digital
Bupati Sofyan Tegaskan Komitmen Lindungi Guru, Pastikan P3K Paruh Waktu Tetap Aman dan Terlindungi
Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo Tekankan Penguatan Organisasi, Bupati Sofyan Puhi: PGRI Harus Jadi Pelindung Guru dan Jembatan Aspirasi
Pentadio Resort Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Hydrotherapy
Kadis PPKB Risnawati Arsad Ajak Perkuat Peran Ayah dalam Keluarga Lewat Momentum Harganas ke-33
Eksotisme Tanah Papua Bersinar di Limboto: Anjungan Papua Barat Daya Jadi Primadona PENAS XVII
Prabowo Subianto Tegaskan Swasembada Pangan sebagai Fondasi Kedaulatan Bangsa di Puncak PENAS XVII Gorontalo
Sosok Inspiratif, Wagub Gorontalo Idah Syahida dan Gubernur Maluku Utara Sherly T. Joanda Laos Sapa Hangat Peserta PENAS XVII
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:11

PGRI Cabang Tolangohula Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan KTA Digital

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:56

Bupati Sofyan Tegaskan Komitmen Lindungi Guru, Pastikan P3K Paruh Waktu Tetap Aman dan Terlindungi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:53

Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo Tekankan Penguatan Organisasi, Bupati Sofyan Puhi: PGRI Harus Jadi Pelindung Guru dan Jembatan Aspirasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:14

Pentadio Resort Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Hydrotherapy

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:36

Kadis PPKB Risnawati Arsad Ajak Perkuat Peran Ayah dalam Keluarga Lewat Momentum Harganas ke-33

Berita Terbaru