Garudapost BOJONEGORO — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Babat–Bojonegoro, tepatnya di Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (19/8/2026). Pikap Mitsubishi L300 bermuatan minyak goreng bekas bertabrakan secara adu banteng dengan truk Colt Diesel hingga menyebabkan sopir pikap meninggal dunia.
Korban meninggal dunia diketahui Agus Dwi Mulyono (32), warga Desa Bambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, yang merupakan pengemudi L300 bernopol S 8103 JM. Sementara sopir truk bernopol S 8034 AL, Slamet (60), warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, mengalami luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian mengatakan, kecelakaan bermula ketika L300 melaju dari arah barat dan diduga melewati marka jalan. Pada saat bersamaan, truk yang melaju dari arah timur tidak dapat menghindari benturan hingga kecelakaan keras tak terelakkan.
Benturan menyebabkan bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan berat. Muatan minyak goreng bekas dari pikap juga tumpah dan memenuhi badan jalan sehingga membuat permukaan aspal licin serta membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
Dalam kejadian tersebut, tim jurnalis Garudapost Jatim yang sedang melintas di wilayah Bojonegoro untuk melakukan liputan turut melihat situasi kecelakaan dan kondisi jalan di sekitar lokasi. Tim kemudian mendapati petugas sudah melakukan penanganan terhadap kecelakaan serta mengamankan area yang terdampak tumpahan minyak.
Petugas Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim yang kebetulan melintas dalam perjalanan tugas BKO menuju Polres Gresik juga langsung berhenti untuk membantu proses evakuasi dan penanganan lokasi. Petugas turut menaburkan pasir untuk menutup tumpahan minyak guna mencegah kecelakaan susulan.
Seorang saksi mata, Hidayat (42), bersama Andik (35), mengapresiasi kesigapan petugas yang segera membantu mengamankan lokasi.
“Kejadiannya cepat sekali. Untung petugas Brimob langsung berhenti dan membantu. Kalau tidak segera dibersihkan, jalan pasti licin dan membahayakan pengendara lain,” ujar Hidayat dan Andik.
Petugas kepolisian kemudian melakukan pengaturan lalu lintas dan pembersihan lokasi. Arus kendaraan yang sempat tersendat di sekitar Desa Ngemplak berangsur kembali normal.
Polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.
Penulis: Dede
























