Ketua PGRI Rapia Bahuwa Tekan Penguatan Konsolidasi dan Mandatori Organisasi Pada konferensi Khusus 2026

Kamis, 8 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LIMBOTO, garudapost.Id– Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gorontalo, Rapia Bahuwa, menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi dan penguatan struktur PGRI hingga ke tingkat cabang. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Konferensi Khusus PGRI Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 sekaligus Pembentukan PGRI Cabang Khusus SMA dan Pendidikan Khusus (Diksus) Masa Bakti V (2025–2030) di Gedung PGRI Kabupaten Gorontalo, Kamis (8/10/2026).

Dalam sambutannya, Rapia menekankan bahwa pembentukan cabang khusus ini bukan sekadar agenda formalitas pengisian struktur kepengurusan, melainkan langkah nyata untuk memastikan pelayanan, perlindungan, dan perjuangan aspirasi guru berjalan lebih efektif dan responsif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PGRI adalah rumah besar kita bersama. Forum ini adalah bagian dari konsolidasi untuk memastikan tidak ada guru yang merasa berjalan sendiri. Kita ingin PGRI hadir memberi ruang bagi anggota untuk bersatu, berkembang, dan terlindungi,” ujar Rapia di hadapan jajaran pengurus, pimpinan MKKS, kepala sekolah, dan utusan guru se-Kabupaten Gorontalo.

Rapia juga menginstruksikan agar seluruh jajaran pengurus di setiap tingkatan menjabarkan 10 Program Mandatory Pengurus Besar PGRI yang diselaraskan dengan arah pembangunan daerah. Menurutnya, visi PGRI di tingkat kabupaten hingga cabang harus searah dengan visi daerah, yakni “Pendidikan PGRI Berkemajuan dan Berkelanjutan”.

Beberapa poin strategis yang menjadi instruksi utama Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo kepada pengurus cabang khusus yang akan terpilih meliputi:

* Transformasi dan Digitalisasi: Mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan administrasi, pelayanan anggota, dan komunikasi organisasi.

* Pendataan Keanggotaan Terintegrasi: Melakukan verifikasi dan pendataan akurat bagi seluruh guru SMA dan SLB di wilayah Kabupaten Gorontalo.

* Akuntabilitas Keuangan: Menerapkan tata kelola iuran anggota secara transparan dan tertib administrative.

* Partisipasi Aktif: Mempersiapkan kontribusi penuh anggota dalam menyongsong peringatan HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2026.

Lebih lanjut, Rapia mengingatkan agar pengurus yang terpilih nantinya tidak sekadar menjadi figur di atas kertas, tetapi mampu turun langsung menyapa dan memperjuangkan kepentingan anggota.

“Organisasi harus hadir di tengah-tengah anggota, bukan sebaliknya. Jangan jadikan konferensi ini ruang untuk mencari siapa yang kuat, tetapi jadikanlah sebagai tempat menemukan siapa yang paling siap mengabdi dan bekerja demi kemajuan profesi guru,” tegasnya.

Kegiatan konferensi khusus tersebut dibuka resmi oleh Camat Limboto, Rizal Botutihe, serta dihadiri Pembina PGRI Kabupaten Gorontalo Drs. Jhon Rahman,Ketua MKKS SMA/Diksus Ahmad Sutu, S.Pd., M.Pd. dan jajaran kepala SMA/SLB se-Kabupaten Gorontalo.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tracking Malaria di Mulyonegoro, 59 Warga Diperiksa, Hasil RDT Seluruhnya Negatif
Menyisir Rumah ke Rumah di Desa Lamu, Puskesmas Batudaa Pantai Gelar tracking Malaria
PGRI Kabupaten Gorontalo Dorong Guru Sehat, Gandeng IDI Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Dari Limboto untuk WBK: Inovasi “Koin Stunting” BKKBN Gorontalo Pikat Tim Penilai Nasional
Perkuat Konsolidasi dan Inovasi Pendidikan, PGRI Kabupaten Gorontalo Gelar Konferensi Kerja Cabang di Seluruh Wilayah Kecamatan
Kasus Malaria Merekah di Desa Lamu, Puskesmas Batudaa Pantai Gencarkan Penanganan dan Tracing
Hari Kelima,Kisman Ishak Langsung Konsolidasi dan Cek Aset Kendaraan Dinas
Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi, S.T. Lantik Afriyani Katili sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:56

Ketua PGRI Rapia Bahuwa Tekan Penguatan Konsolidasi dan Mandatori Organisasi Pada konferensi Khusus 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:22

Tracking Malaria di Mulyonegoro, 59 Warga Diperiksa, Hasil RDT Seluruhnya Negatif

Minggu, 27 September 2026 - 15:39

Menyisir Rumah ke Rumah di Desa Lamu, Puskesmas Batudaa Pantai Gelar tracking Malaria

Minggu, 27 September 2026 - 14:07

PGRI Kabupaten Gorontalo Dorong Guru Sehat, Gandeng IDI Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Jumat, 25 September 2026 - 15:11

Dari Limboto untuk WBK: Inovasi “Koin Stunting” BKKBN Gorontalo Pikat Tim Penilai Nasional

Berita Terbaru

Kabupaten Bone Bolango

Bappeda Litbang Bone Bolango Dorong Penguatan RBI-DRPPA hingga Tingkat Desa

Kamis, 8 Okt 2026 - 21:11